Awe Berupaya Optimalkan Perindustrian, Koperasi, dan Lapangan Kerja

357
Pesona Indonesia
Bupati Lingga, Alias Wello. foto:hasbi/batampos
Bupati Lingga, Alias Wello. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Terkait kondisi keuangan Pemkab Lingga yang terus didera berbagai masalah seperti hutang, pemangkasan dana pusat dan sebagainya, Bupati Lingga Alis Wello mengambil langkah untuk menggesa percepatan dan mengoptimalkan sektor industri dan lapangan kerja yang hingga saat ini belum juga berjalan lancar.

Dalam kunjungannya kerjanya ke Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Bupati yang akrab di sapa Awe ini menjelaskan agar sejumlah koperasi yang ada saat ini untuk diaktifkan kembali agar dapat menambah pundi-pundi penghasilan masyarakat. Selain itu, Dia juga berkomitmen untuk meningkatkan lapangan kerja dari sektor perindustrian.

Menurutnya, koperasi yang ada saat ini telah “mati suri” sehingga sejumlah kegiatan dan aktifitas masyarakat berbasis ekonomi banyak yang tidak berjalan lancar. Untuk itu Awe menggesa Disperindagkop agar lebih aktif lagi membina dan mengoptimalkan koperasi dan usaha kecil masyarakat.

Selain itu, Awe fokus pada peningkatan dalam sektor industri. salah satunya pengembangan hasil ubi yang rencananya akan diolah menjadi tapioka serta pembuatan gaple. Agar memberikan manfaat kepada masyarakat, Awe juga mengajak seluruh Kepala Desa dan Camat agar turut mensukseskan penanaman ubi bagi masyarakat.

Menurut Awe agar program penanaman ubi ini dapat menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat, dia menyarankan agar masyarakat juga turut menanam ubi di lahan milik masyarakat. Selain itu, warga juga dapat menanam tanaman tumpang sari seperti jagung, karena usia panen ubi tersebut tergolong lama, sekitar delapan bulan. Menunggu hasil panen ubi, masyarakat dapat pengahasilan dari panen tanaman tumpang sari tersebut.

“Setelah rampung penanaman ini, tahun selanjutnya kami berencana membangun pabrik pengolahan ubi menjadi tapioka dan gaple,” ujar Awe.

Sejumlah program dan kegiatan yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Lingga untuk menggesa peningkatan perekonomian masyarat tergolong menyedot dana yang besar. Salah satu program yang membutuhkan dana besar tersebut seperti yang diakui Awe adalah pengolahan lahan pasca tambang.

Ketika ditanya terkait kondisi keuangan Pemkab Lingga saat ini, Awe terlihat sedikit lesu dengan menjawab, “kondisi keuangan kita sekarang ini ya tinggal tunggu nasib badan lah,” jawab Awe saat mendatangi Disperindag, Senin (5/9) pagi.

Namun dengan sejumlah program jangka panjang yang digalakkan awe tersebut, menjanjikan peningkatan taraf perekonomian masyarakat. Sedangkan pada program jangka waktu singkat, Awe menggesa Disperindag untuk meningkatkan sektor perindustrian, mengoptimalkan koperasi serta membuka lapangan kerja. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar