Maksimalkan Patroli Laut, BC Berhasil Ungkap 77 Kasus Penyelundupan di Selat Malaka

430
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) mengambil langkah-langkah strategis dalam mencegah tindak penyelundupan dengan memaksimalkan patroli di laut.

“Patroli rutin ini dilakukan dalam rangka menindak lanjuti intruksi Presiden Republik Indonesia untuk mengantisipasi tindak penyelundupan,” ujar Direktur Jendral (Dirjen) Bea dan Cukai Heru Pambudi, di Batam, Rabu (7/9/2016).

Wujud tindak lanjut instruksi presiden tersebut, DJBC secara simultan telah melaksanakan Patroli laut dalam berbagai kerangka operasi. Salah satunya, DJBC telah melaksanakan operasi gerhana tahap I, II dan III di Perairan Selat Malaka, khususnya di wilayah Kepri yang memang rawan penyelundupan.

Patroli tersebut melibatkan berbagai jenis kapal patroli itu, dimulai dari tanggal 7 April sampai 21 Juli 2016 lalu.

“Hasil operasi gerhana yang telah digelar, DJBC berhasil melakukan penangkapan sebanyak 77 kali dengan berbagai kasus penindakan dengan nilai barang sebesar Rp 47,58 miliar lebih serta total kerugian negara sebesar Rp 14,72 miliar lebih,” sebutnya.

Lebih lanjut Heru menjelaskan, dalam 77 kasus itu di dominasi 36 kasus penyelundupan impor bawang merah dengan berat 886 Ton dan 10 kasus penyelundupan rokok sebanyak 15,3 juta batang.

“Dari hasil operasi tersebut telah ditindak lanjuti diantaranya dengan menyampaikan kepada instansi terkait untuk melakukan perbaikan pola distribusi dan suplai atas berbagai kebutuhan pokok yang diperlukan masyarakat,” pungkasnya. (eggi)

Respon Anda?

komentar