Razia Jam Belajar, Sapol PP Temukan Pelajar sedang Main Game Online di Warnet

551
Pelajar yang ditemukan di warnet saat jam belajar. foto:aulia rahman/batampos
Pelajar yang ditemukan di warnet saat jam belajar. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Sejumlah pelajar di Ranai menerima teguran dari anggota Satpol PP, lantaran kedapatan berada di luar rumah pada jam wajib belajar malam, Senin (5/9) malam kemarin.

Bahkan sejumlah pelajar kedapatan di warnet, padahal alasan ke orangtua untuk mengerjakan PR sekolah. Namun malahan main game online.

Sejumlah pelajar tersebut didapati setelah Satpol PP menyisir beberapa warnet di Ranai. Kegiatan tersebut merupakan penegakan peraturan daerah penertiban jam wajib belajar malam.

Kasi Pembinaan dan Pengawasan Satpol PP Pemkab, Natuna Zainal Abidin, mengatakan, peraturan daerah jam wajib belajar malam untuk memastikan semua pelajar tidak berkeliaran di luar rumah pada malam hari.

“Lima pelajar ini akan dilaporkan kepada orangtuanya. Supaya orangtua juga harus ikut mendukung program pemerintah daerah, kalaupun mau keluar, harus ada izin orangtua,” kata Zainal.

Penegasan peraturan daerah ini, kata Zainal, diharapkan dipahami pemilik warnet, supaya ikut membantu pemerintah daerah menjalankan peraturan daerah jam wajib berlajar malam.

“Kepada pemilik warnet, juga membatasi kepada pengunjung warnet masih pelajar. Apalagi pelajarnya bilang ke orangtua ngerjakan PR sekolah, tapi malah main game online,” ujar Zainal.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar