Sekda Bintan Mengundurkan dari Jabatan, Apel Diwarnai Isak Tangis

569
Pesona Indonesia
Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam menyalami Sekda Bintan, Lamidi ke Pemprov Kepri usai acara apel gabungan di Halaman Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Kecamatan Teluk Bintan, Selasa (6/9). foto:harry/batampos
Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam menyalami Sekda Bintan, Lamidi usai acara apel gabungan di Halaman Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Kecamatan Teluk Bintan, Selasa (6/9). foto:harry/batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menggelar apel gabungan di Halaman Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Kecamatan Teluk Bintan, Selasa (6/9). Apel yang dihadiri ribuan pegawai dari perangkat desa hingga pejabat teras di lingkungan Pemkab Bintan itu diwarnai dengan isak tangis. Sebab, Lamidi yang telah menjabat sebagai Sekda Bintan selama lima tahun dan istrinya, Dwi Cory Handayani yang menjabat sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Wakil Ketua Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) Bintan mengumumkan secara resmi pengunduran diri dari jabatannya dihadapan ribuan peserta apel.

Informasi di lapangan, hengkangnya orang nomor tiga yang berkuasa di Pemkab Bintan itu diduga karena mendapatkan banyaknya interfensi atau tekanan dari berbagai pihak. Perlakuan itu dialami sejak tiga bulan setelah dilantiknya Apri Sujadi dan Dalmasri Syam sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bintan periode 2016-2021. Akibatnya, Lamidi dan Dwi mengajukan surat pengunduran diri serta perpindahan tugas ke Pemprov Kepri kepada kedua sang pemimpin pada pertengahan April lalu.

Surat yang diajukan pasangan suami-istri itupun tak lantas ditanggapi langsung. Bahkan Bupati Bintan, Apri Sujadi mengeluarkan kebijakan untuk tetap menggunakan pejabat jenius itu untuk mensukseskan berbagai program di Kabinet Bintan Gemilang jilid I. Hingga program terakhir jilid I itu berhasil dilaksanakan Lamidi dengan merancang Ranperda APBDP 2016 menjadi Perda bersama DPRD Bintan. Akhirnya kedua pemimpin tertinggi eksekutif tersebut menyetujui dan menandatangani surat pengajuan pengunduran diri dan perpindahan tugas untuk Ketua TAPD Bintan itu beserta istrinya ke Pemprov Kepri.

Secara diplomatis Lamidi mengakui pengunduran dirinya dari jabatan Sekda Bintan bukan dikarenkan interpensi atau tekanan yang dialami. Melainkan hanya ingin mencari suasana baru, sebab sudah lima tahun ia bertugas di Pemkab Bintan.

“Saya hanya ingin mencari suasana baru. Yaitu berkarir di Pemprov Kepri,” katanya.

Banyak prestasi yang diperoleh selama ia menjabat sebagai Sekda Bintan dari Oktober 2011-September 2016. Bahkan dengan raihan prestasi itu, banyak kabupaten/kota di seluruh Indonesia bertandang ke Pemkab Bintan untuk belajar dan meniru sistem ataupun metode yang diterapkan.

Harapannya, kata dia, hanya dua yaitu Pemkab Bintan selalu sukses dalam mempertahankan serta meningkatkan prestasi -prestasi yang telah di raih selama ini. Kemudian juga dengan seluruh pegawai yang mengabdi di pemerintahan agar terus semangat meningkatkan prestasi dan kinerja. Lalu, lakukanlah tugas dengan memberikan pelayanan dengan baik.

“Semoga prestasi-prestasi di sekala nasional yang pernah diraih selama lima tahun itu bisa dipertahankan. Dan sukses selalu buat Pemkab Bintan,” ungkapnya.

Sementara Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam mengakui bahwa apel gabungan ini sengaja digelar sebagai acara pamitan untuk Sekda Bintan, Lamidi yang akan pindah tugas dari Pemkab Bintan ke Pemprov Kepri.

“Kita informasikan bahwa Lamidi resmi mengundurkan diri dari kursi Sekda Bintan dan akan melanjutkan karirnya di Pemprov Kepri,” akunya.(ary/bpos)

Respon Anda?

komentar