Seluruh Desa di Anambas Belum Miliki Profil Desa, Padahal Penting

409
Pesona Indonesia
Palmatak, Anambas.
Palmatak, Anambas.

batampos.co.id – Meski sudah delapan tahun berdiri, tapi seluruh desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas belum memiliki profil desa. Padahal profil tersebut penting untuk mengetahui perkembangan suatu desa. Pembuatan profil desa juga sesuai dengan Permendagri Nomor 12 tahun 2007 tentang penyusunan dan pendayagunaan Profil Desa dan Keluruhan.

“Data desa itu penting untuk mengetahui perkembangan suatu desa. Dari profil inilah untuk pembangian dana ke desa dari dana APBN,” ungkap Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Eko Suntarso, Selasa (6/9)

Eko mengungkapkan untuk langkah awal agar desa bisa membuat profil desa, maka pihaknya saat ini sudah memberikan pelatihan kepada Kepala Desa dan Bidang Kaur Desa.

Untuk tahap awal pihaknya telah menyiapkan 7 desa dariKkecamatan Siantan untuk dijadikan pilot project. Diantaranya yakni Desa Tarempa Barat Daya, Desa Tarempa Barat, Tarempa Timur,Pesisir Timur, Tarempa Selatan, Sri Tanjung, dan Kelurahan Tarempa.

Lebih jauh Eko mengungkapkan, pilot project tersebut harus diselesaikan pada tahun 2017 mendatang. Untuk saat ini pihaknya telah bekerja agar menyiapkan segala bentuk persyaratan agar penyusunan profil desa tepat waktu.

“Setelah selesai desa yang dijadikan pilot project ini kita akan kekecamatan lain sehingga 52 desa yang ada di Anambas memiliki profil desa,”bebernya.

Eko mengakui kalau saat ini pihaknya juga memiliki kendala mengingat sejumlah desa masih belum memahami tentang profil desa. Saat ini juga pihaknya masih terus mengupayakan agar desa yang ada memiliki BUMDesa supaya sejumlah bantuan dari pemerintah pusat dapat diberikan. “Karena tidak ada BUMdesa maka bantuan handtracktor tidak dapat diberikan,” tukasnya.

Namun Eko tetap optimis mengingat saat ini sudah terdapat 6 desa yang sudah memiliki BUMdes, walaupun masih belum beroperasi. “BUMDes mirip dengan perusda milik kabupaten saat ini yang kegiatannya untuk menghasilkan PAD,” tutupnya.(sya/bpos)

Respon Anda?

komentar