Siagakan Armada Militer di Laut untuk Amankan Penyelenggaraan FBK

530
Pesona Indonesia
Gubkepri Nurdin Basirun memimpin rapat persiapan Festival Bahari Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (13/7). F.Yusnadi/Batam Pos
Gubkepri Nurdin Basirun memimpin rapat persiapan Festival Bahari Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (13/7). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Koordinator Bidang Pengamanan Festival Bahari Kepri (FBK), Meifrizon mengatakan ratusan personel gabungan siap mengamankan even itu nanti. Bahkan armada militer juga akan disiagakan di Laut Tanjungpinang.

“Untuk sistem pengamanan, sudah kami rapatkan bersama TNI-Polri, SAR, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri dan Kota Tanjungpinang,” ujar Meifrizon menjawab pertanyaan wartawan, Selasa (6/9) di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

Dipaparkannya, tugas pengamanan terberat yang harus dilakukan adalah pengamanan kawasan tempat berlabuhnya kapal-kapal yacht. Yakni dikawasan Senggarang Besar, Tanjungpinang. Bahkan sistem kerjanya harus dilakukan pengawasan atau patroli selama 24 jam.

Lebih lanjut katanya, dalam rapat bersama Danyon Marharlan, Kepala Operasi Danrem, Kepala Operasi Dandim, Kabag Ops Polres Tanjungpinang, masing-masing instasi tersebut akan menerjunkan personelnya. Ditegaskan Meifrizon untuk pengamanan di laut akan menggunakan armada militer milik TNI AL.

“Polair Polres Tanjungpinang juga akan mengerahkan armadanya, termasuk SAR Tanjungpinang. Pada intinya kami siap memberikan jaminan keamanan di FBK nanti,” jelas Meifrizon.

Pria yang pernah duduk sebagai Sekretaris Dinas Pemuda dan Olaharaga (Dispora) Kepri tersebut juga mengatakan, selain itu Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang juga siap untuk menurunkan armada transportasi lautnya.

“Persoalan pengamanan memang menjadi tanggungjawab besar kami. Dan kami sudah sepakat untuk memberikan yang terbaik. Sehingga kegiatan FBK sukses, dan menjadi perbincangan baik bagi wisatawan mancanegara yang datang,” tegasnya.

Masih kata Meifrizon, dalam proses pengamanan itu nanti, pihaknya juga akan memberdayakan pemuda dan masyarakat yang ada disekitar Senggarang Besar. Sehingga bisa sama-sama memberikan rasa aman dan nyaman bagi para yachter. Karena tidak bisa dipungkir kapal pesiar yacht harganya sangat fantastis.

“Panitia juga akan mengundang para yachter untuk terlibat dalam sejumlah even FBK nanti. Disaat itulah, kami akan melakukan pengamanan yang extra,” paparnya.

Ditambahkannya, terkait pengamanan didarat akan melibatkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanjungpinang dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang. Sedangkan mengenai pengamanan terkait kedatangan RI 1 atau RI 2 nanti, akan dilakukan rapat khusus.

“Khusus untuk kedatangan Presiden atau Wakil Presiden, tentu akan ada rapat lagi. Bisa jadi langsung dipimpin Penanggungjawab FBK, yakni Bapak Gubernur,” tutup Meifrizon.

Ditempat terpisah, Ketua Harian FBK, Guntur Sakti mengatakan pengamanan turut menjadi faktor penentu kesukseskan FBK. Karena rasa aman dan nyaman menjadi kebutuhan yang harus diberikan. Menurut Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri itu, FBK ini menjadi media promosi untuk menunjukan Provinsi Kepri adalah daerah yang friendly tourism atau bersahabat dengan turis.

“Makanya kita harus memberikan rasa aman dan nyaman. Sehingga bisa menarik simpati wisman untuk datang ke Kepri,” ujar Guntur.

Seperti diketahui, pada FBK nanti, Panitia sudah merancang beragam even. Seperti Dragon Boat Race (DBR), Festival Gurindam dan Drum Band, Wonderfull Indonesia Sailing (WIS), Panggung Penyair, Sound From Motherland of Malay, Kepri Carnival. Selain itu ada juga Wonderfull Kepri Expo.Kemudian pada puncak kegiatan akan diwarnai dengan Parade Kapal Sungai Carang yang dikemas khusus malam hari dan Sky Lantern. Selain itu ada juga permainan-permainan tradisional asal Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kepri.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar