Tahanan Lambat Datang, Sidang di PN Tanjungpinang Sering Molor

315
Pesona Indonesia
Polisi berjaga di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, usai kericuhan saat sidang kasus penyelundupan dimulai. Foto: Osias De / Batampos
Polisi berjaga di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, usai kericuhan saat sidang kasus penyelundupan dimulai. Foto: Osias De / Batampos

batampos.co.id – Jadwal sidang di Pengadilan Negeri Tanjungpinang yang menyidangkan perkara pidana umum dan pidana khusus, belakangan ini selalu molor atau tidak sesuai dengan jadwal. Hal ini dikeluhkan sejumlah warga yang menjadi saksi dan juga keluarga terdakwa.

Molornya jadwal sidang tersebut memang sudah kerap kali terjadi di PN Tanjungpinang. Tahanan sering telat tiba di pengadilan hingga berbuntut persidangan yang selalu sampai sore hari sampai di luar jam kerja.

Salah seorang warga yang hadir di PN Tanjungpinang, karena menjadi saksi atas perkara narkoba, mengatakan dirinya diminta untuk hadir di PN pukul 11.00 WIB. Namun, hingga pukul 14.00 WIB sidang tidak juga di mulai.

“Iya diminta datang jam 11.00 WIB. Tapi sidang tidak mulai bahkan masih sepi disini (PN) Tanjungpinang,” ujar pria yang minta namanya tidak disebutkan, kepada sejumlah wartawan di PN Tanjungpinang, Selasa (6/9).

Dikatakannya, harusnya hal seperti ini tidak terjadi di PN Tanjungpinang. Karena hal ini sangat merugikan warga yang dimintai keterangan sebagai saksi dalam persidangan.

“Saya ini kan juga kerja. Masak harus seharian di PN. Bisa terbengkalai kerjaan saya kalau seperti ini. Saya berharap hal seperti ini dapat dibenahi,” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan Yulisa (27), keluarga dari salah satu terdakwa kasus narkoba. Ia mengatakan leletnya jadwal sidang di PN Tanjungpinang ini membuat dirinya harus berjam-jam menunggu di sana.

“Iya jenuh juga nunggu berjam-jam. Padahal kalau tahanan cepat datang kan saya bisa ngobrol dengan abang saya yang ditahan itu. Ini saya datang pagi, tapi tahanan datang siang,” ujarnya.

Sementara itu, Humas PN Tanjungpinang, Santonius Tambunan, yang dikonfirmasi terkait sering molornya jadwal sidang di PN Tanjungpinang, mengatakan pihaknya juga mengeluhkan hal tersebut. Lantaran molornya jadwal sidang bukan kesalahan di pihaknya.

“Tahanan datang ke PN aja kadang sudah siang. Itu yang menyebabkan sidang sering telat mulainya. Kalau kami maunya mulai jam 10.00, jadi selesainya tidak kesorean atau pun sampai malam,” ujar Santonius.

Dikatakan Santonius, pihaknya pun mengeluhkan hal tersebut ke Kejaksaan. Menurutnya, agar jadwal sidang tersebut tidak molor bisa diakali pengajuan untuk membawa tahanan keluar dari rutan.

“Seharusnya sore sebelum sidang itu udah diurus pengajuan untuk membawa tahanan yang akan mengikuti sidang. Jadi paginya itu tinggal jemput dan bawa ke PN jadi tak molor sidangnya,” kata Santonius.

Dilanjutkan Santonius, pihaknya sudah menyampaikan hal tersebut ke pihak Kejaksaan. Namun, pihak Kejaksaan pun mengeluhkan hal yang sama yakni baru bisa membawa keluar tahanan dari Rutan setelah proses pengakuannya ditandatangani pihak Rutan.

“Jadi pagi karena sidang belum dilakukan karena tahanan belum datang. Kami gunakan untuk membuat rencana putusan untuk terdakwa yang sidang nya tinggal di tahap vonis. Kami harap hal seperti ini dapat diatasi dengan kerjasama yang baik dengan instansi terkait lainnya,” pungkas Santonius.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar