Trump Ungguli Hillary

476
Pesona Indonesia
Melania Trump berdiri di sebelah suaminya capres AS dari Partai Republik, Donald Trump. foto: REUTERS/Mark Kauzlarich
Melania Trump berdiri di sebelah suaminya capres AS dari Partai Republik, Donald Trump.
foto: REUTERS/Mark Kauzlarich

batampos.co.id – Persaingan dua calon presiden AS, Donald Trump dan Hillary Clinton, kian sengit. Setelah sempat tertinggal, Trump berhasil membalikkan keadaan. Kini miliarder tersebut mampu meraup dukungan lebih banyak ketimbang Hillary.

’’Trump unggul atas Clinton dengan perolehan dukungan 45 persen dan 43 persen,’’ tulis CNN/ORC Poll.

Sejak sama-sama resmi menyandang predikat capres sekitar dua bulan lalu, Clinton lebih sering unggul dalam poling. Meski awalnya dukungan terhadap istri mantan Presiden Bill Clinton itu jauh lebih banyak ketimbang rivalnya, belakangan selisih suara dua capres tersebut kian tipis.

Baik Trump maupun Hillary terus berkejar-kejaran posisi dalam berbagai polling, selang dua bulan terakhir. Namun selama ini lebih banyak Hillary yang mengungguli Trump. Salah satunya dalam polling CNN awal Agustus, yang menunjukkan Hillary mengungguli Trump hingga selisih 8 persen suara.

Kemarin (6/9), CBS News Battleground Tracker melaporkan bahwa Clinton panen dukungan di Negara Bagian Pennsylvania dan Negara Bagian North Carolina. Di dua negara bagian itu, perempuan 68 tahun tersebut unggul masing-masing delapan poin dan empat poin atas Trump. Sementara itu, persaingan di negara-negara bagian yang lain masih sangat ketat dan dukungan untuk Clinton serta Trump susul-menyusul.

Secara nasional, publik Negeri Paman Sam masih menginginkan Demokrat duduk di kursi presiden. Sebanyak 59 persen responden CNN/ORC Poll yakin Clinton akan memenangkan pilpres 8 November nanti. Sebanyak 34 persen yang lain optimistis pebisnis Manhattan pemilik Trump Tower tersebut bakal menggantikan posisi Presiden Barack Obama tahun depan.

Sementara para pakar politik meramalkan bahwa persaingan Clinton dan Trump kian panas setelah debat capres pertama. Rencananya, debat pertama dari total tiga rangkaian debat itu dihelat tiga pekan mendatang.

Tanda-tanda tersebut sudah terbaca di Negara Bagian Ohio Senin (5/9). Dua capres yang parkir pesawat di bandara yang sama itu saling sindir. Clinton yang tengah batuk menyebut Trump sebagai pemicu alerginya. Trump menyebut capres Demokrat itu tidak tegas terhadap imigran. (AFP/CNN/hep/c15/any/jpgrup)

Respon Anda?

komentar