Bawa Motor ke Sekolah, Siswa Terancam Sanksi Tak Naik Kelas

379
Pesona Indonesia
Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. (foto: jpnn)
Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. (foto: jpnn)

batampos.co.id – Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, mengklaim bahwa kebijakannya menerapkan sanksi tegas bagi siswa yang membawa kendaraan bermotor ke sekolah rberdampak efektif.

Berdasarkan data yang dia peroleh dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, sudah sekitar seribu orang siswa terjaring razia oleh Satlantas Polres Purwakarta semenjak pemberlakuan Surat Edaran yang dia tandatangani.

Jumlah ini dapat diketahui secara “real time” karena data dari Polres Purwakarta sudah terintegrasi dengan disdikpora.

“Pelajar yang terkena tilang pihak kepolisian sudah mendapat teguran dari pemerintah daerah berupa SP I. Setiap kena tilang pasti datanya langsung masuk ke Disdikpora. Tiga kali kena tilang dia tidak akan naik kelas, kami ketahui karena semua sudah terintegrasi,” ujar Dedi, Kamis (8/9).

Sementara itu, bagi siswa yang berada di daerah yang belum terakses kendaraan umum, Dedi mengatakan segera menyediakan angkutan pelajar bagi mereka. Angkutan pelajar ini siap digunakan oleh seluruh pelajar di daerah pelosok setelah pengerjaan infrastruktur jalan selesai.

“Kalau di daerahnya sudah terakses angkutan umum harusnya pakai angkutan umum. Tetapi kalau misalnya belum ada angkutan umum, kami siapkan kendaraannya setelah infrastruktur jalan memadai,” tandasnya. (jpg)

Respon Anda?

komentar