Hanya MV Seven Star Island yang Layak Layari Anambas

606
Pesona Indonesia
Feri Seven Star yang biasanya melayari rute Tanjungpinang-Anambas. foto:net
Feri Seven Star yang biasanya melayari rute Tanjungpinang-Anambas. foto:net

batampos.co.id – Pelayaran kapal ferry Tanjungpinang-Anambas perlahan menemui titik terang. Satu dari tiga kapal ferry yang biasa beroperasi, yakni MV. Seven Star Island, memenuhi syarat untuk melakukan pelayaran dari antar kabupaten di Provinsi Kepri itu.

Indrayana, anggota DPRD Anambas yang ikut dalam pertemuan di Kantor Syahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Tanjungpinang Senin (6/9) kemarin mengatakan, meski akhirnya memenuhi syarat untuk melakukan pelayaran, namun kapal tersebut untuk saat ini masih dalam perbaikan. Kapal ferry Blue Sea Jet 1 tujuan Batam-Anambas pun, untuk sementara diminta untuk menghandle rute pelayaran tersebut.

“Dalam pertemuan tersebut, akhirnya meminta manajemen Blue Sea Jet 1 (PT. Pelnas Samudra Tujuh, red) untuk sementara meningkatkan rute dari Tanjungpinang, transit di Punggur Batam baru ke Anambas,” ujarnya saat dihubungi Selasa (7/9/2016).

Politisi PDI Perjuangan yang duduk di komisi III itu mengatakan, perwakilan managemen ferry Blue Sea Jet meminta waktu untuk
merealisasikan permintaan ini. Selain untuk pengisian air untuk keperluan pelayaran, tempat untuk pengisian bahan bakar menjadi
pertimbangan lain yang disampaikan perwakilan managemen ferry Batam dalam pertemuan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Anambas dan sejumlah pejabat di Provinsi Kepri itu.

“Paling lambat sekitar Selasa depan ferry Blue Sea Jet sudah jalan. Sementara, untuk perbaikan Seven Star tentunya butuh waktu. Dari perwakilan mereka mengupayakan secepatnya,” ungkapnya.

Indrayana menjelaskan, alasan KSOP mengeluarkan surat peninjauan Rencana Pengoperasian Kapal karena ada beberapa faktor. Salah satunya tahun pembuatan tiga unit kapal ferry yang telah berusia diatas 20 tahun.

“Namun saya sempat melihat pemaparan yang disampaikan tahun pembuatan kapal di atas 20 tahun. Seperti kapal VOC yang dibuat tahun 1987, Trans Nusantara sekitar 90 an, dan kapal Seven Star yang dibuat tahun 1995,” ungkapnya.

Kendati demikian, ferry Tanjungpinang-Anambas ini masih dalam tahap evaluasi. Artinya, belum sampai distop. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar