Warga Tanjungpinang! Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang

392
Pesona Indonesia
Awan gelap seperti bergulung-gulung di Selat Malaka, Minggu (21/8) sekitar pukul 11.00 WIB terlihat dari perairan Singapura. Cuaca buruk telah mengakibatkan kecelakaan di perairan Tanjungpinang, dimana 15 penumpang pompong dari Tanjungpinang tujuan Pulau Penyengat tewas tenggelam. F. Bambang Irawan untuk Batam Pos
Awan gelap seperti bergulung-gulung di Selat Malaka, Minggu (21/8) sekitar pukul 11.00 WIB terlihat dari perairan Singapura. Cuaca buruk telah mengakibatkan kecelakaan di perairan Tanjungpinang, dimana 15 penumpang pompong dari Tanjungpinang tujuan Pulau Penyengat tewas tenggelam. F. Bambang Irawan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang memperkirakan akan terjadi hujan ringan dan berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Tanjungpinang dan sekitarnya.

Hal tersebut dipengaruhi fenomena La Nina yang memicu terjadinya penurunan suhu muka laut sehingga menimbulkan uap air yang cukup melimpah dan terjadi perubahan cuaca yang mengakibatkan terjadinya hujan ringan maupun lebat.

“Saat ini kondisi cuaca Tanjungpinang dipengaruhi La Nina, jadi masyarakat harus selalu waspada ketika terjadinya hujan disertai angin,” jelas Bhakti, Prakirawan BMKG Tanjungpinang,Rabu (7/9).

Bhakti memperkirakan potensi turunnya hujan yang dipengaruhi La Nina ini tidak menentu. “Hujan bisa terjadi pada pagi, siang maupun malam hari dengan intensitas ringan hingga lebat,” paparnya.

Hujan yang berpotensi terjadi akan disertai suhu 24 hingga 31 derajat celcius dengan kecepatan angin 35 km/jam. “kondisi seperti ini biasanya rentan munculnya penyakit, jadi masyarakat harus mengantisipasi perubahan cuaca,” katanya. (odi/bpos)

Respon Anda?

komentar