Dilarang Ikut Ibadah Haji oleh Arab Saudi, Iran Murka

652
Pesona Indonesia
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (foto: cnn)
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (foto: cnn)

batampos.co.id – Jelang pelaksanaan ibadah haji yang resmi dimulai pada Minggu mendatang (11/9), hubungan antara Iran dan Arab Saudi semakin memanas.

Pemicunya adalah gagalnya penduduk Iran beribadah tahun ini karena diblokade Saudi.

Ini merupakan blokade pertama dalam kurun waktu hampir 30 tahun belakangan ini. Presiden Iran, Hassan Rouhani, menyerukan kepada umat muslim di seluruh dunia untuk menghukum pemerintah Saudi atas blokade terhadap Iran tersebut.

Sementara itu, pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyebut keluarga kerajaan Arab Saudi terkutuk dan tidak pantas mengatur peribadatan di situs-situs paling suci umat muslim. Khamenei menyinggung tragedi jemaah yang terinjak-injak di Mina yang terjadi beberapa kali.

“Kegagalan dan ketidakmampuan Saudi dalam insiden jamaah yang terinjak membuktikan bahwa keluarga iblis terkutuk ini tidak layak bertanggung jawab mengelola tempat-tempat suci,” kecam Khamenei.

Seperti diketahui, dalam tragedi tersebut, ada sekitar 2.300 jamaah yang tewas. Ratusan jamaah di antaranya adalah penduduk Iran.

Tak mau kalah, pemerintah Saudi membalas dengan pernyataan yang tak kalah pedas.

“Kita harus paham bahwa mereka bukan umat muslim. Musuh utama mereka adalah para pengikut ahli sunah (orang Sunni, Red),” kata ulama senior Saudi, Abdulaziz Al Sheikh.

Selama ini, Iran memang dikenal sebagai basis pengikut Syiah terbesar. (jpnn)

Respon Anda?

komentar