18 Jam Tergantung di Ketinggian 3 Ribu Meter

628
Pesona Indonesia

gantunganbatampos.co.id – Kebayang tak berada di ketinggian 3 ribu meter selama 18 jam. Itulah yang dialami 33 penumpang cable car di Mont Black, gunung yang masuk wilayah Italia dan Prancis Jumat (9/9).

Pada Kamis (8/9) sebanyak 110 wisatawan menikmati keindahan gletser Mont Blanc dari kereta gantung. Seharusnya, perjalanan itu menghabiskan waktu sekitar 30 menit. Tetapi, sekitar 5 kilometer dari garis finis, kereta gantung tersebut tiba-tiba mogok. Gara-garanya, ada tiga kabel yang saling berlilitan. Sistem pun otomatis mati. Laju rangkaian kereta gantung yang melintasi puncak tertinggi Pegunungan Alpen itu pun terhenti.

Tentu saja, insiden tersebut membuat para penumpang panik. Apalagi, ada sedikitnya satu anak kecil yang ikut terjebak di sana.

”Petugas langsung bertindak. Dengan empat helikopter, tim penyelamat langsung mengevakuasi para penumpang. Sebagian yang lain melakukan evakuasi lewat tebing dengan menggunakan tali,” terang salah seorang jubir objek wisata tersebut.

Total, ada 77 turis yang berhasil dievakuasi dari sekitar 28 kereta gantung yang mandek di angkasa itu. Sebanyak 65 orang diselamatkan dengan helikopter dan 12 sisanya lewat jalur pendakian. Tetapi, ketika malam tiba dan penerangan terbatas, petugas memutuskan menunda aksi penyelamatan. Sebab, jika nekat, nyawa para penyelamat yang akan menjadi taruhan.

Saat evakuasi dihentikan sementara, masih ada 33 turis yang terjebak di kereta gantung. Salah satunya, bocah 12 tahun asal Italia.

”Ini benar-benar buruk. Adik saya harus bertahan di atas sana bersama orang tua saya melawan udara dingin,” ungkap Maria Elena Perrone. Gadis 18 tahun itu merupakan penumpang yang dievakuasi lebih dulu. Dia tidak berada di dalam kereta gantung yang sama dengan adik dan orang tuanya.

Sebanyak 33 turis yang terpaksa bermalam di udara tersebut turun di tiga lokasi terpisah. Mereka pun langsung menjalani pemeriksaan medis. Rata-rata, mereka kedinginan dan kehausan meski tim penyelamat membagi-bagikan selimut dan air kemasan lewat helikopter. Salah seorang penumpang yang usianya sudah lanjut dilaporkan mengalami hipotermia karena terlalu lama terpapar angin malam.

Terkait dengan insiden yang membuat 33 turis terjebak semalaman tersebut, Mathieu Dechavanne tidak bisa menjelaskan.

”Investigasi masih berjalan. Biasanya, sistem mati karena angin besar atau gangguan teknis,” kata bos Mont-Blanc Company itu. (AFP/Reuters/BBC/CNN/hep/c20/any)

Respon Anda?

komentar