Soeharto Diusulkan jadi Pahlawan, Begini Jawaban Mensos Khofifah

293
Pesona Indonesia
Khofifah Indar Parawansa. Foto: Dok.JPNN
Khofifah Indar Parawansa. Foto: Dok.JPNN

batampos.co.id – Wacana untuk menganugerahi gelar pahlawan kepada Presiden Republik Indonesia yang ke 2, Soeharto, hingga kini masih mengendap dan belum menemui kejelasan.

Menanggapi wacana tersebut, Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa mengakui bahwa usulan itu sudah diterima kementeriannya sejak lama dan telah diberikan pada Dewan Gelar.

Namun, sampai saat ini Dewan Gelar belum memutuskan hasil usulan tersebut.

Sejauh ini, menurut Khofifah, kementeriannya hanya mengingatkan Dewan Gelar untuk membahas lagi nama-nama yang sudah diusulkan sebagai pahlawan. Salah satunya adalah nama Soeharto.

“Waktu itu dari dewan gelar memutuskan ini diendapkan sampai menunggu waktu yang tepat. Jadi kami hanya mengingatkan kembali ke dewan gelar bahwa dulu ada keputusan orang-orang tertentu yang sudah diusulkan jadi calon pahlawan nasional itu membutuhkan kepastian,” ujar Khofifah di kompleks Istana Negara, Jakarta.

Selain Soeharto, ada juga nama Presiden Abdurrahman Wahid yang diusulkan sebagai pahlawan nasional. Namun, nama keduanya sama-sama belum dibahas Dewan Gelar.

Khofifah enggan menjawab pertanyaan awak media massa terkait isu yang beredar bahwa nama keduanya sudah siap menjadi pahlawan nasional. Dia mengatakan itu tergantung laporan Dewan Gelar pada Presiden Joko Widodo.

“Pokoknya kami sudah menyurat kembali pada dewan gelar bahwa dulu pernah ada ada nama-nama yang diendapkan,” tandasnya. (flo/jpnn)

Respon Anda?

komentar