Ulang Tahun, Demokrat Berikan Kejutan Kepada Tokoh Sepuh Partai

460
Pesona Indonesia
Ketua DPC Partai Demokrat Tanjungpinang, Pepy Candra, menyerahkan penghargaan kepada Tokoh Sepuh Partai Demokrat. foto:fatih/batampos
Ketua DPC Partai Demokrat Tanjungpinang, Pepy Candra, menyerahkan penghargaan kepada Tokoh Sepuh Partai Demokrat. foto:fatih/batampos

batampos.co.id – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat Tanjungpinang merayakan hari jadinya dengan berbeda, Jumat (9/9) kemarin. Bukan sekadar tiup lilin di atas kue tar sebagai sebuah euforia. Bukan pula hanya melaksanakan upacara. Lebih dari pada itu, kader-kader partai politik bentukan Susilo Bambang Yudhoyono di Tanjungpinang ingin memberikan apresiasi kepada para tokoh sepuh yang telah dan pernah ikut membangun kedigdayaan Partai Demokrat di tanah Melayu.

“Atas jasa-jasa mereka yang tidak mungkin terbalas. Kami meneruskan estafet panjang, menjaga Partai Demokrat tetap hebat, tetap bermartabat,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Tanjungpinang, Pepy Candra.

Adalah Soedarno atau Mbah Darno, Salimun, dan Supandi. Tiga nama tokoh sepuh Partai Demokrat yang mendapat apresiasi penghargaan. Ketiga nama ini dikenal cukup populer dan diketahui tidak kenal lelah membangun Partai Demokrat sejak tahun 2004 silam. Suasana riang seketika jadi haru. Lantaran ketiga tokoh ini tidak menyangka bakal mendapat penghargaan. Lebih lagi dikarenakan narasi latar belakang hidupnya dibacakan. Upaya sederhana yang begitu terasa hingga tak kuasa menahan air mata.

“Tanpa keringat mereka, Partai Demokrat di Tanjungpinang tidak mungkin bisa sebesar ini. Kami mengucap terima kasih setinggi-tingginya,” kata Pepy yang juga bertindak sebagai pemimpin upacara.

Tidak selesai di sana. Usai upacara, seluruh kader juga diajak menjenguk tokoh-tokoh sepuh lain yang kini sedang terbaring sakit. Pepy ingin mengingatkan bahwa bukan sekadar seragam yang menyatukan perbedaan, tapi adalah rasa kekeluargaan.

Menapak pada jejak usia 15 tahun, kata Pepy, tentu makin banyak tantangan yang menunggu di hadapan. Kepada seluruh kader partai, ia mengingatkan hal itu. Apalagi menyongsong pemilu kepala daerah 2018 dan pemilu legislatif 2019. Tidak ada alasan untuk menunda kerja. Terus berbenah dan menjalin silaturahmi adalah keharusan untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.

“Kata orang ijak, pesaing yang paling berbahaya itu adalah dia yang tidak pernah melihat kekurangan atau kejelekan lawan, tetapi dia terus memperbaiki diri sendiri,” kata perempuan yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tanjungpinang ini. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar