Waspadai Kriminal selama Libur Hari Raya Idul Adha

553
Pesona Indonesia
Kapolres Karimun AKBP Armaini meninjua  kesiapan kendaraan pasukan Brimob untuk melaksanakan  pengamanan selama libur Idul Adha. foto:sandi/batampos
Kapolres Karimun AKBP Armaini meninjua kesiapan kendaraan pasukan Brimob untuk melaksanakan pengamanan selama libur Idul Adha. foto:sandi/batampos

batampos.co.id – Untuk mengantisipasi libur panjang menjelang dan pada saat hari Raya Idul Adha 1437 H/ 2016 Polres Karimun melaksanakan apel gelar pasukan yang bertujuan untuk meningkatkan pengamanan menjelang dan pada saat masyarakat melaksanakan lbur panjang, kemarin (9/9).

”Sesuai dengan arahan dari Kapolda Kepri, maka kita tetap harus meningkatkan pengamana di berbagai lokasi. Mengingat, libur Hari Raya Idul Adha tahun ini cukup lama. Untuk itu, yang perlu kita lakukan dilakukan adalah mewaspadai terjadinya tidak kriminal selama perayaan. Dalam meningkatkan pengamanan, kita menurunkan kekuatan personil 230 orang, termasuk pasukan dari Satuan Brimob,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Armaini kepada koran Batam Pos.

Beberapa lokasi, kata Kapolres, akan menjadi perhatian dari polisi dalam rangka pengamanan. Yang jelas, di pasar rakyat. Karena, sudah jelas jumlah masyarakat yang ke pasar untuk membeli kebutuhan menjelang hari raya akan mengalami peningkatan untuk. Begitu juga untuk kawasan pelabuhan, baik domestik dan pelabuhan rakyat. Intensitas masyarakat yang berangkat dan datang sudah pasti ada.

”Khusus untuk ,masyarakat yang akan bepergian atau mengisi liburan Hari Raya Idul Adha menggunakan kapal laut. Saya menghimbau agar berhati-hati dan tidak memaksakan diri untuk berangkat. Karena, dalam sepekan terakhir kondisi cuaca ekstrim diikuti dengan angin dan hujan deras. Begitu juga untuk pemilik jasa transportasi laut agar tidak memaksa untuk tetap berlayar ketika kondisi cuaca tidak mengizinkan,” papar Armaini.

Selain pengamanan pasar dan lokasi pelabuhan yang ditingkatkan, lanjut Kapolres, patroli rutin oleh pihak kepolisian juga akan ditingkatkan. Khususnya, di tempat-tempat ibadah, pemukiman masyarakat dan juga antisipasi adanya kegiatan pawai pada malam takbiran. Pihaknya mengeaskan bahwa pada Ahad (11/9) malam tidak ada pawai takbir. Tetapi, pemerintah setempat melaksanakan tabligh akbar di Taman Bunga.

”Kita tetap menurunkan personil untuk melakukan patroli dan pengamanan di beberapa lokasi yang rawan untuk dijadikan tempat untuk berkumpul dan pawai atau kebut-kebutan. Antisipasi ini tidak lain untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalulintas. Dan, termasuk konflik atau pergeseran yang terjadi di masyarakat. Untuk itu, kita himbau kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan konvoi atau pawai takbir,” tegasnya. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar