Polisi dan BC Tangkap Barang Elektronik Selundupan

355
Pesona Indonesia
Kasatpol Air Polresta Barelang, Iptu Arsyad Riyandi bersama aparat Bea Cukai memperlihatkan barang ilegal yang berhasil digagalkan penyelundupannya
Kasatpol Air Polresta Barelang, Iptu Arsyad Riyandi bersama aparat Bea Cukai memperlihatkan barang ilegal yang berhasil digagalkan penyelundupannya

batampos.co.id – Satuan Polisi Air Polresta Barelang baru saja berhasil menggagalkan penyelundupan 531 kotak yang berisikan ribuan bola lampu ilegal di perairan Pulau Ngenang.

Bola lampu bermerek Visalux itu diangkut menggunakan pompong melalui pelabuhan tikus di wilayah Punggur. Rencananya bola lampu ini diselundupkan ke Tanjunguban.

Dalam pompong itu, polisi turut mendapatkan puluhan kotak berisikan kipas angin dan 42 kotak berisikan bola lampu tak memiliki Standar Nasiomal Indonesia (SNI).

Kasatpol Air Polresta Barelang, Iptu Arsyad Riyandi mengatakan, barang penangkapan penyelundupan ini dilakukan pada Kamis (9/9) sekitar pukul 15.00 WIB.

Selain barang bukti, pihaknya mengamankan seorang nahkoda bernama Suryadi. “Saat melintas di perairan Ngenang, kami lakukan pemeriksaan terhadap pompong ini. Ternyata, nahkoda tanpa mengantongi izin atau dokumen,” ujar Arsyad, Sabtu (10/9).

Disebutkan Arsyad, untuk mengelabui petugas, nakhoda mengemudikan pompong pada sore hari. Sehingga tidak dicurigai oleh petugas yang sedang patroli. Namun ketika diperiksa ternyata didapatkan barang ilegal.

“Tersangka sengaja mengubah modus operandinya. Tapi kita lakukan pemeriksaan dan buka terpal pompong. Dan didapatkan barang bukti,” terangnya.

Atas penangkapan ini, aparat mengejar pemilik dan pemesan barang ilegal tersebut. Sementara Suryadi dijerat pasal 102 UU RI nomor 17/2007 tentang kepabeanan serta pasal 65 UU nomor 20/2014 tentang standardisasi dan penilaian kesesuaian. (opi/iil/egi)

Respon Anda?

komentar