Yanto Ditemukan Telentang Tak Bernyawa

1177
Pesona Indonesia
 Kapolsek Dabo Singkep AKP Mangiring Hutagaol didampingi anggota Satreskrim memberikan keterangan terkait penemuan jenazah Yanto di ruang kerjanya, Sabtu (10/9) siang.  Foto: Wijaya Satria/Batam Pos

Kapolsek Dabo Singkep AKP Mangiring Hutagaol didampingi anggota Satreskrim memberikan keterangan terkait penemuan jenazah Yanto di ruang kerjanya, Sabtu (10/9) siang.
Foto: Wijaya Satria/Batam Pos

batampos.co.id – Yanto kelahiran Jambi 62 tahun lalu, ditemukan tergeletak di dalam rumah yang juga sebagai kedai tempat ia berjualan di dekat Lapangan Merdeka Dabo Singkep, Jumat (9/9) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kondisi tubuh Yanto telentang di lantai dengan posisi dekat dengan pintu masuk sehingga badan korban mengganjal pintu yang menyulitkan warga masuk kedalam kedai tersebut untuk menolongnya.

“Ketika kami ke lokasi, Yanto ditemukan telentang dengan mulut mengeluarkan darah,” kata Kapolsek Dabo Singkep, AKP Mangiring Hutagaol di ruang kerjanya, Sabtu (10/9) siang.

Mangiring menambahkan, setelah melakukan olah TKP, tim yang diterjunkan juga menemukan bercak darah di dalam kamar mandi. Menurut kesaksian Aminudin, orang yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut, biasanya Yanto telah membuka kedai setelah Aminudin berkemas membuka warung ayam penyet yang terletak bersebelahan dengan kedai Yanto.

“Sekira pukul 17.00 WIB, saya ketuk kedai Yanto, tapi tak ada jawaban dari dalam,” ujar Mangiring seperti yang disampaikan Aminudin.

Selang beberapa waktu, Aminudin kembali mengetok pintu kedai Yanto dan hasilnya juga sama. Aminudin semakin curiga telah terjadi sesuatu terhadap Yanto setelah menelepon HP Yanto namun tidak ada jawaban.

Selanjutnya Aminudin berinisiatif untuk menelepon Popo yakni kerabat Yanto yang ada di Dabo Singkep. Mereka akhirnya mendobrak pintu kedai tersebut, namun sedikit mengalami kesusahan karena terganjal oleh tubuh Yanto yang tergeletak tepat di dekat pintu kedai tersebut. Mengetahui kondisi Yanto seperti itu, Popo langsung menelepon Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dabo dan Polsek Dabo Singkep.

Kapolsek Dabo Singkep Mangiring juga mengatakan jasad Yanto telah dicek oleh dokter, dan hasilnya tidak ditemukan bekas kekerasan di sekujur tubuh Yanto.

“Kesimpulan dari dokter, penyebab kematian Yanto karena sakit yang dideritanya selama benerapa tahun seperti batuk dan stroke. Diduga pembulu darah pecah,” kata Mangiring.

Sedangkan darah yang ada di kamar mandi diduga dari mulut korban yang sebelumnya telah mengeluarkan karena batuk yang menahun. Hasil olah TKP juga tidak menemukan pintu dan jendela yang terbongkar jika ada unsur kriminal yang terjadi terhadap Yanto. (wsa)

Respon Anda?

komentar