Jangan Berlebihan Menyantap Daging, Ganggu Metabolisme

481
Pesona Indonesia

dagingbatampos.co.id – Hari ini Hari Raya Kurban. Sssttt… jangan berlebihan menyantap daging ya.

Apabila berlebihan mengonsumsi protein, akan mengganggu sistem metabolisme tubuh.

“Pada momentum Idul Adha ada situasi guyub dimana ramai – ramai bakar sate. Baik bersama keluarga, teman, hingga komunitas tertentu. Kadang – kadang nih tumbuh situasi menggembirakan hingga bikin pesta sampai lupa diri,” ujar Pakar Teknologi Pangan Institut Teknologi Bandung (ITB) Nur Mahmudi Ismail, Jumat (9/9).

Nur Mahmudi menambahkan secara keseluruhan jika seseorang berlebih dalam mengonsumsi protein akan tidak baik. Hal itu mengganggu sistem pencernaan dan metabolisme terjadi.

“Akan terjadi kelebihan protein asam amino. Air seni kita kelebihan keton atau ketosis. Produk keton berlebihan di kencing dan darah akan memperberat kerja liver kita,” jelas Mantan Wali Kota Depok ini.

Karena itu, lanjutnya,  tak hanya Idul Adha, namun sehari – hari pun seseorang tak boleh tinggi dalam mengonsumsi protein baik nabati atau hewani.

“Direkomendasikan 50 gram per hari, sudah cukup bagi kebutuhan organ kita. 100 gram boleh lah. Kalau berlebihan sampai tinggi, maka tubuh akan mengalami kelebihan beban,” katanya.

Peneliti Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) ini menjelaskan pada saat Hari Raya Kurban, kesalahan bukan pada hewan kurban tetapi pola makan yang diaplikasikan.

Ia menjelaskan pada seseorang yang memiliki catatan kolesterol sebelumnya tidak diharamkan atau dilarang sama sekali mengonsumsi hewan kurban, tetapi tetap dalam porsi tidak berlebihan.

“Pada setiap diri kita jika mengalami kolesterol yang sensitif, kondisi lemak jenuh enggak bagus, batasilah konsumsi dagingnya. Daging hewan yang banyak lemak jenuhnya rata – rata dibawah kulit diatas daging atau di lambung. Namun jika lemak bersama daging, itu relatif cukup baik. Perbanyak olahraga jangan sampai kelebihan lemak. Jadi bukan haram tetapi makanlah yang wajar,” tutupnya. (cr1/JPG)

Respon Anda?

komentar