Hendak Curi Motor, Dua Pria Ini Diamuk Massa Hingga Sekarat

764
Pesona Indonesia
Permai, Batuaji, 12/9). Dibakarnya motor mereka ini karena ketahuan hendak mencuri sepeda motor. F. Dalil Harahap/Batam Pos
Permai, Batuaji, 12/9). Dibakarnya motor mereka ini karena ketahuan hendak mencuri sepeda motor. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Erik dan Riko, dua pelaku pencurian sepeda motor (ranmor) babak belur diamuk masa di perumahan Sawang Permai, Batuaji, Senin (12/9) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Satu unit sepeda motor Yahama Mio BP 3831 CF yang dipakai dua pelaku juga dibakar masa di depan gerbang perumahan tersebut.

Kedua pelaku harus dilarikan ke IGD rumah sakit umum daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji sebelum diamankan ke Mapolsek Batuaji.

Informasi yang didapat, sebelum diamuk massa kedua pelaku hendak mencuri sepeda motor salah satu warga di perumahan Senawangi Permai, namun aksi mereka dipergoki sang pemilik sepeda motor sehingga keduanya ditariakin maling.

Tariakan itu direspon oleh warga di perumahan tersebut. Wargapun berbondong-bondong keluar rumah menguber kedua pelaku yang hendak kabur.

Kedua pelaku berusaha kabur ke luar perumahan dari gerbang depan dan meninggalkan sepeda motor mereka di lokasi rumah yang akan dimaling tadi.

Warga yang geram dengan maraknya aksi pencurian yang kerap terjadi belakangan ini, mengejar kedua pelaku. Sebelum berhasil ditangkap warga, kedua pelaku sempat membajak sepeda motor Jupiter MX yang dikendarai oleh Fresko di depan perumahan tersebut.

Kedua pelaku pengancam Fresco dengan sebilah pisau agar meloloskan mereka berdua dari kejaran masa.

“Kebetulan saya lewat di depan perumahan itu, tiba-tiba mereka berdua langsung naik ke motor saya dan todong saya pakai pisau. Katanya saya harus tolong mereka untuk kabur,” ujar Fresco.

Namun beruntung saat Fresko ditodong pisau, sekuriti perumahan tersebut datang dan langsung menendang kedua pelaku hingga jatuh. Kedua pelaku akhirnya dibabak belur masa warga setempat.

Bahkan sepeda motor keduanya dibakar warga di depan mata mereka. “Sudah keterlaluan. Sudahlah maling mau ancam orang pakai pisau pula. Makanya ngamuk warga tadi. Mau dibakar mereka bersama motor itu tapi untung polisi cepat datang,” ujar Dodi, salah satu warga di perumahan tersebut.

Kondisi kedua pelaku saat diamankan ke RSUD sudah cukup parah. Hampir sekujur tubuh mereka berdarah dan penuh dengan luka.

Menurut Boby warga lainnya, warga di sana sudah cukup geram dengan pelaku maling. Sebab selama ini perumahan mereka kerap didatangi tamu tak diundang itu.

“Sudah banyak rumah warga yang kemalingan. Seminggu lalu ada juga yang seperti ini. Mau bobol rumah ketangkap warga sepeda motornya juga dibakar,” ujar Boby.

Dengan adanya aksi spontan itu, warga ingin memberikan pesan kepada maling-maling lainnya agar jangan sekali-kali datangi perumahan tersebut karena memang jika tertangkap akan diperlakukan sama seperti dua pelaku tersebut.

“Pakai motor kami bakar motornya, pakai mobil pun kami bakar mobilnya. Jadi jangan coba-coba lagi,” ujar Boby.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji AKP M Said membenarkan adanya kejadian itu. Dia belum berkomentar banyak sebab dua pelaku masih sekarat dan dirawat di RSUD Embung Fatimah Batam. (eja/koran bp)

Respon Anda?

komentar