Nelayan Karimun Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrim

323
Pesona Indonesia
Nelayan yang siap melaut diminta waspada saat  cuaca ekstrem. foto:polister/batampos
Nelayan yang siap melaut diminta waspada saat cuaca ekstrem. foto:polister/batampos

batampos.co.id – Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Karimun Hazmi Yuliansyah, mengimbau kepada para nelayan mewaspadai cuaca ekstrim beberapa pekan kedepan yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi pada musim pancaroba sekarang.

“Cuaca saat ini tidak bisa ditebak. Anda bisa lihat sendiri, tadi pagi cukup gelap disertai angin kencang. Kita sudah menginformasikan kepada seluruh nelayan agar ditunda untuk melaut. Sebab, sangat membahayakan keselamatan nelayan ketika di tengah-tengah laut,” jelasnya, di Tanjungbalai Karimun, Senin (12/9).

Namun, apabila tetap ingin melakukan aktivitas di laut, sebaiknya para nelayan membawa perlengkapan keselamatan yang memadai dan alat telekomunikasi. Seperti life jacket, kompas dan paling penting informasi prakiraan yang ada di BMKG.

“Saat ini banyak para nelayan tradisional yang menunda melaut. Sementara nelayan yang berkapasitas GT-nya besar, tetap mereka melakukan aktivitas dan kita terus melakukan pemantauan bersama instansi lainnya,” ucapnya.

Sementara itu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karimun, menginformasikan bahwa adanya daerah tropical depression di Timur wilayah Vietnam. Sehingga menyebabkan, terbentuknya shearline (belokan angin) di sekitar wilayah Kepri dengan demikian terjadi perlambatan massa udara yang mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif. Dan diprediksikan terjadi turun hujan disertai petir dan angin kencang.

“Kita himbau agar masyarakat berhati-hati beraktivitas transportasi laut, darat dan udara. Biasanya dipagi hari terjadi hujan deras dicampur angin kuat,” kata staf BMKG Karimun Nizam Mawardi.

Pantauan di lapangan, hampir dua pekan ini perubahan iklim cukup ekstrim yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Seperti banyaknya pohon tumbang, papan reklame dan rumah warga yang tertimpa angin kencang. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar