Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suparapti. foto:aulia rahman/batampos
Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suparapti. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Pantai Kencana Ranai yang bakal disulap sebagai water front city sejak beberapa tahun terkahir, saat ini menjadi sorotan warga.

Pasalnya reklamasi pantai sekitar satu hektare tersebut terkesan disalahgunakan untuk kegiatan negatif pada malam hari. Warga banyak menemukan sisa-sisa botol miras dan ratusan bungkusan komix setiap Minggu pagi.

“Pantai itu kotor sekali sekarang, kalau pagi-pagi sampahnya selain bekas bungkus rokok, banyak botol miras dan bekas komix berserak,” ujar Joli, warga Ranai kemarin.

Sering disalahgunaannya alun-alun kota yang belum selesai ini disebabkan kondisinya belum tertata. Penerangan lampu belum menyeluruh menerangi pantai.

Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suparpti mengatakan, Pantai Kencana Ranai sudah disiapkan sebagai water front city. Dan akan tetap dilanjutkan meski saat ini terhenti pekerjaannya.

Desain water front city, kata Ngesti, akan dilanjutkan melalui alokasi dana khusus (DAK) tahun 2017 mendatang. “Lanjutannya masih menyelasaikan paving blok, Pantai Kencana nantinya akan dijadikan alun-alun kota, nantinya dilengkapi fasilitas-fasilitas anak,” kata Ngesti

Namun untuk saat ini, tegas Ngesti, akan ditempatkan petugas Satpol PP untuk memberikan kesan positif di kawasan Pantai Kencana. Supaya tidak disalahgunakan sebagai tempat berkumpul kegiatan negatif.

“Satpol PP akan diperintahkan berjaga di Pantai Kencana, tentunya juga itu sudah tugasnya,” tegas Ngesti.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar