Tak Ada Alasan Suka Sama Suka, Pelajar Cabul Tetap Diproses Hukum

1871
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Kasus pencabulan terhadap Bi, 16, siswi salah satu SMA di Batuaji dengan tersangka Vp, 17 siswa SMA lainnya masih terus bergulir ditangani Polsek Batuaji.

Berkas awal perkara kasus pencabulan anak dibawah umur itu sudah lengkap dan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Batam untuk ditindak lanjuti.

“Berkasnya masih dipelajari oleh pihak Kejaksaan,”kata kanit reskrim Polsek Batuaji AKP M Said, kemarin.

Said menjelaskan, kasus pencabulan dilaporkan oleh orangtua korban yang tidak terima jika anaknya diperlakukan layaknya suami Istri oleh Vp teman prianya yang juga masih berstatus sebagai pelajar.

“Laporannya kita terima pada Senin (22/8) lalu, setelah kita selidiki, kita langsung mengamankan pelakunya,”kata Said.

Mulanya Vp dan Bl kenalan lewat media sosial. Mereka yang berbeda sekolah akhirnya menjalin hubungan dan akhirnya kebablasan melakukan hubungan layaknya suami istri.

Meskipun mengaku melakukan atas dasar suka sama suka, Bl yang masih dibawa umur tetap menyerat Vp ke sel tahanan Mapolsek Batuaji.

“Orangtua korban tahu kalau anak mereka dicabuli setelah melihat tingkah aneh sang anak yang selalu telat pulang dari sekolah sehingga orangtuanya desak dan diapun mengaku kalau sudah dicabuli oleh pelaku,” ujar Said.

Kepada polisi, Vp mengakui perbuatannya itu. Dia sudah dua kali menggauli dengan alasan suka sama suka.

“Mereka berhubungan badan di rumah pelaku dan sudah dua kali menurut keterangan pelaku,” ujar Said.

Atas perbuatannya Vp diancampasal 81 Ayat 2 undang-undang RI nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tetang perlindungan anak, dengan ancaman hukaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara.(eja/koran bp)

Respon Anda?

komentar