Tak Terima Diejek di Dumay, Kumpulkan Kawan untuk Serbu Sekolah

242
Pesona Indonesia

234224_494341_tawuranbatampos.co.id – Media sosial jika tidak digunakan dengan bijak bisa menjadi bumerang sendiri. Apalagi jika digunakan sebagai media untuk saling mengejek. Begini deh jadinya.

Perseteruan antara Al dan Af, dua oknum pelajar beda sekolah di Kota Sorong berdampak besar. Cekcok yang bermula saling ejek di media sosial Facebook itu berbuntut panjang.

Al kesal. Tak terima diejek, dia mengumpulkan sejumlah temannya Sabtu (10/9) siang. Tak tanggung-tanggung, kelompok Al ini terkumpul hingga menggunakan tiga truk. Sekitar pukul 12.00 WIT, mereka mendatangi sekolah Af, salah satu SMA di Kota Sorong.

Meski pagar sekolah tengah terkunci, para oknum pelajar dengan truk itu berhasil membobol masuk, lalu menyerang siswa yang sedang berada di halaman sekolah.

Aksi saling serang pun tak terelakkan. Para siswa yang sekolahnya diserang tak tinggal diam. Mereka melakukan perlawanan. Selang 15 menit kemudian anggota Polres Sorong Kota tiba di lokasi. Melihat keadaan yang kian pelik..Dor! Anggota terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara. Semua oknum pelajar pun berhamburan melarikan diri.

“Dalam kejadian tersebut ada yang luka, dan ada enam orang yang kami amankan,” kata Kapolres Sorong Kota AKBP Edfrie Richard Maith kepada Radar Sorong, Senin (12/9).

Maith membenarkan, penyerangan dipicu saling ejek antara seorang pelajar dengan oknum pelajar lain di Facebook. Oknum pelajar yang tak terima diejek yang kesal lalu mengumpulkan sejumlah temannya dan melakukan penyerangan di sekolah pelajar yang mengejeknya, Sabtu (10/9) siang.

“Mereka menendangi pintu gerbang sekolah yang dalam kondisi terkunci. Kemudian para pelajar langsung memukul siswa yang sedang membersihkan halaman. Aksi adu jotos antarpelajar dari kedua sekolah pun tidak terelakan,” katanya.

Mengetahui adanya penyerangan, personel Polres Sorong Kota yang dipimpin Kasat Sabhara AKP Syafurrahman, langsung mengamankan lokasi kejadian. Polisi pun langsung membawa sejumlah siswa yang diketahui melakukan penyerangan menuju Mako Polres Sorong Kota.

Akibat penyerangan tersebut, dua pelajar mengalami luka dan harus dirawat di Rumah Sakit Oetejo TNI AL Sorong. “Persoalan ini sudah kami tangani, enam pelaku sudah kami amankan. Kami harap kejadian ini tidak terulang lagi, karena kalau terulang risikonya akan berurusan dengan hukum,” kata Maith. (ayu/adk/jpnn)

Respon Anda?

komentar