Wabup Natuna Hibahkah Lahannya Untuk Akses Lapas

383
Pesona Indonesia
Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suparapti. foto:aulia rahman/batampos
Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suparapti. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suparapti mengatakan, lahan untuk akses menuju lapas yang diminta Kanwil Kemenkumham Kepri sudah tersedia.

Dikatakan Ngesti, pemerintah daerah mendukung sepenuhnya di Natuna segera dibangun lembaga pemasyarakatan. Tujuannya untuk memangkas anggaran dan tingkat kerawanan ketika terpidana dipindahkan ke Tanjungpinang.

“Lahan yang diminta Kanwil Kemenkumham sudah tersedia, pemda berharap pembangunan lapas segera direalisasikan Kementerian Kumham,” kata Ngesti di kediamannya, Senin (12/9).

Dikatakan Ngesti, lahan yang dihibahkan ke Kemenkumham adalah tanah miliknya di Padang Angus, Desa Binjai. Dengan panjang sekitar 400 meter dan lebar 10 meter. Tanpa diberikan konpensasi ganti rugi pemerintah daerah.

Secara teknisnya, kata Ngesti, akses yang diminta Kemenkumham akan dibangun pemerintah daerah. Supaya nantinya tidak menjadi aset Kemenkumham. Namun menjadi jalan umum.

“Lahan untuk jalan ke Lapas saya serahkan ke Pemda, supaya nantinya bisa menjadi jalan umum, bisa dilewati masyarakat, kan nanti bisa masyarakat membuka usaha di sana,” ungkap Ngesti.

Terpisah, Kajari Natuna Afrianto mengatakan, dibangunnya lapas di Natuna sangat mendesak, mengingat kondisi geografis Natuna sangat jauh dari Lapas Tanjungpinang.

“Setiap pemindahan terpidana, harus melewati jalur laut selama dua hari. Tentu kondisinya sangat rawan dengan pengaman terbatas,” ujar Kajari.

Sebelumnya pemerintah daerah sudah memberikan hibah lahan sekitar 9 hektare untuk pembangunan lapas di Desa Binjai. Untuk mempercepat realisasi dibangunnya lapas tersebut, Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Kepri Indra Gunawan berkoordinasi dengan Pemkab Natuna meminta dukungan, dan dihibahkan lahan untuk akses jalan.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar