FKPPI Harus Jadi Garda Terdepan Pertahanan NKRI

463
Pesona Indonesia
Ketua FKPPI Karimun, Burhanuddin. foto:tri haryono/batampos
Ketua FKPPI Karimun, Burhanuddin. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI) yang berdiri sejak 12 September 1978 silam sudah berusia 38 tahun, Senin (12/9). FKPPI yang salah satu pendirinya Surya Paloh ini sebagai wadah organisasi TNI/Polri untuk mempersatukan keluarga besar anak-anak
prajurit TNI/Polri yang ada di seluruh Indonesia.

”Di hari jadi ini, kita bercita-cita ingin membesarkan rumah atau organisasi FKPPI di Kabupaten Karimun. Sebagai wadah pembinaan, untuk menjadi kader-kader bangsa yang kuat, solid, militan dan ada di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Ketua GM FKPPI PC 3104, Burhanuddin, di Tanjungbalai Karimun, kemarin (13/9).

Dikatakannya, FKPPI mempunyai tekad dan tujuan sebagaimana yang tercantum pada AD-ART dan peraturan organisasi untuk menaungi anak-anak TNI/Polri di Kabupaten Karimun. Untuk di Karimun sekretariat FKPPI berada di Kodim 0317 TBK, sementara sebagai pembinanya meliputi Dandim, Danlanal, Danlanud dan Kapolres.

”Generasi muda FKPPI yang sebagian dari komponen kekuatan bangsa, harus menjadi garda terdepan untuk mempertahankan NKRI. Apalagi daerah kita ini berbatasan langsung dengan negara tetangga,” paparnya.

Ditambahkannya, keberadaan FKPPI di Kabupaten Karimun sangat membantu anak-anak prajurit TNI/Polri yang orangtuanya bertugas di sini. Sehingga, bisa melakukan komunikasi sesama anak TNI/Polri dan dapat mempererat tali silaturahim.

”Nah, di sinilah ketika orangtuanya bertugas disini. Dimana anaknya tidak kenal bisa kenal, artinya anak-anak TNI/Polri yang sudah menetap lama di Karimun bisa tambah persaudaraan dengan anak TNI/Polri yang datang ke Karimun walaupun untuk sementara,” ucapnya.

Dan di dalam AD/ART GM FKPPI juga menyebutkan, keluarga besar FKPPI harus bisa mendorong dan mempertebal semangat kebangsaan dalam meneruskan pembaharuan. Kemudian, mengembangkan sosial ekonomi sebagai usaha bersama yang berasaskan kekeluargaan untuk kesejahteraan anggota.

”Paling penting, bagaimana mengajak pemuda untuk mencapai persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasarkan kekeluargaan dan kekerabatan,” jelas Burhanuddin lagi.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar