Menpan Naikkan Status Polda Lampung Jadi Tipe A

590
Pesona Indonesia
Wakil Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Asman Abnur. foto:net
MenPAN RB Asman Abnur. foto:net

batampos.co.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur memastikan menyetujui usulan kenaikan tipe Polda Lampung dari B menjadi A.

Persetujuan itu disampaikannya kepada wartawan di sela-sela kunjungannya ke Mapolda Lampung kemarin (13/9), dalam rangka memberikan penilaian akhir atas usulan kenaikan tipe tersebut.

”Ikan sepat, ikan gabus, makin cepat (naik tipe) makin bagus,” ujarnya seperti diberitakan Radar Lampung (Jawa Pos Group) hari ini (14/9).

Asman mengatakan, usai kunjungannya tersebut, ia akan mengeluarkan surat penetapan dalam waktu dekat. ”Pekan depan kami keluarkan suratnya,” kata dia.

Dia menjelaskan, untuk urusan struktur kepegawaian di Polda Lampung nantinya akan diserahkan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian. ”Seperti soal kenaikan pangkat, itu wewenang Kapolri, bukan saya,” ucapnya.

Dia menjelaskan, meskipun nantinya tipe Polda Lampung berubah, hal itu tidak terlalu berpengaruh dengan anggaran. Sebab, perubahan anggaran tidak terjadi terlalu signifikan.

”Yang diutamakan itu fungsinya bertambah, di antaranya dengan menggunakan IT (informasi teknologi) sehingga kualitas naik. Nah, nanti di situ kapolda bisa kasih reward kepada Kapolres yang bisa menciptakan inovasi pelayanan,” paparnya.

Dia meminta, dengan kenaikan tipe ini, Polda Lampung harus memiliki perubahan dari segi pelayanan publik, sistem informasi, sistem penanganan perkara, e-govermant, dan e-budgeting.

”Semua harus terhubung dengan IT, semua polisi harus modern, kita tinggalkan cara konvensional, karena penggunaan IT sudah tidak bisa terelakan,” tegasnya.

Asman mencontohkan dalam penanganan perkara yang harus dilakukan secara sistem IT seperti laporan penanganan perkara harus dilaporkan secara online sehingga tidak ada lagi kecurgiaan dan keraguan masyarakat terhadap proses penyelidikan dan penyidikan di kepolisian.

Dia berharap, dengan kenaikan tipe Polda Lampung ini dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

Diketahui, menteri asal Partai Amanat Nasional ini berkunjung bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan. Selain Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin, kedatangan dua pejabat negara itu juga disambut Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo dan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan.

Asman Abnur dan Zulkifli Hasan disambut secara adat oleh para penari yang menampilkan tarian kipas bedana. Kapolda Brigjen Ike Edwin juga menyematkan kopiah dan tapis (kain khas Lampung) sebagai simbol tanda kehormatan.

Dalam kunjungannya, Asman dan Zulkifli dengan ditemani Gubernur M. Ridho Ficardo, Kapolda Brigjen Ike Edwin dan Wakapolda Kombespol Krisna Murti menyempatkan diri mengunjungi ruang Command Center. Ruangan ini menjadi pusat pelayanan SOS Panic Buttom yang merupakan program Polda Lampung dalam hal pelayanan pengaduan masyarakat.

Di mana, pengaduan masyarakat langsung ditindak lanjuti selama satu menit. Program ini juga memakai aplikasi yang berbasis android sehingga bisa diunduh di playstore.

Cara kerjanya, masyarakat yang mengalami gangguan kamtibmas tinggal memencet tombol yang ada di aplikasi tersebut, nantinya akan terhubung ke comand centre lengkap dengan data pelapor dan posisi. Selanjutnya, comand centre akan menghubungi kepolisian terdekat dan dalam satu menit polisi akan meluncur ke posisi pelapor.

Sementara, dalam sambutannya, Kapolda Brigjen Ike Edwin menyatakan, Polda Lampung sudah enam kali mengajukan kenaikan dari tipe B ke A.

”Tetapi belum bisa-bisa hingga sekarang. Mudah mudahan dengan kedatangan bapak Menpan RB ini, usulan tersebut disetujui,” katanya.

Dang Ike – sapaan akrab Ike Edwin- menilai, Polda Lampung memang sudah seharusnya naik tipe A, sebab penduduk Lampung masuk dalam tujuh besar sebagai provinsi dengan penduduk terbanyak.

”Di Pulau Sumatera, Lampung nomor dua penduduknya terbanyak setelah Sumatera Utara, Gangguan kamtibmas juga teringgi di Sumatera, apalagi kasus konflik, masuk enam besar di Indonesia. Tetapi Alhamdulillah, enam bulan terakhir ini, tidak ada konflik antar suku,” paparnya di hadapan Zulkifli Hasan dan Asman Abnur dan undangan.

Sementara, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam sambutannya mengaku banyak mendengar kasus yang menyeret nama Lampung ketika menjabat sebagai Menteri Kehutanan.

”Ini kok yang jelek-jelek dari Lampung, maklum karena Lampung ini pintu gerbang. Ya semoga naik tipe A,” kata Zulkifli.(jpg)

Respon Anda?

komentar