Natuna Masih Sepi Penduduk, Tapi Tetap Harus IKut Program KB

500
Pesona Indonesia
Bupati Natuna, Hamid Rizal meresmikan gedung balai penyuluh Keluarga Berencana (KB), Selasa (13/9). foto:aulia rahman/batampos
Bupati Natuna, Hamid Rizal meresmikan gedung balai penyuluh Keluarga Berencana (KB), Selasa (13/9). foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Bupati Natuna, Hamid Rizal meresmikan gedung balai penyuluh Keluarga Berencana (KB) di tiga kecamatan, Selasa (13/9).

Gedung tersebut selanjutnya akan dijadikan pusat pelayanan KB oleh masyarakat sehingga program KB berjalan maksimal.

Gedung balai penyuluh KB yang diresmikan salah satunya di Kecamata Bunguran Timur sekaligus meninjau gedung penyimpanan alat dan obat kontrasepsi yang letaknya berdampingan dengan gedung balai penyuluh KB. Dua lagi adalah gedung balai penyuluh KB di Kecamatan Bunguran Selatan dan Kecamatan Bunguran Tengah.

“Gedung-gedung ini dibangun dengan dana APBD tahun 2015. Gedung ini menjadi pusat penyuluh KB oleh pemerintah kepada masyarakat terkait program KB. Dan instruksi Presiden adalah penduduk Indonesia harus ber KB dengan cukup dua anak saja,” ungkapnya.

Akan tetapi, dengan luas wilayah Kabupaten Natuna yang dihuni kurang dari seratus ribu jiwa, Natuna masih sangat sepi penduduk.

“Program ini cocok diterapkan di daerah padat penduduk. Kalau di Natuna ini masih sepi penduduk. Namun ini sudah menjadi instruksi Presiden, jadi kita dukung agar masyarakat bisa ikut serta ber KB” tutupnya.

Sementara, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Natuna, Kartina Riauwita menyebutkan, pembangunan fisik gedung balai penyuluh KB sangat efektif dalam melayani masyarakat di kecamatan.

“Program KB sudah dicanangkan, untuk kesejahteraan keluarga,” ujar Kartina.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar