Tiga Sekolah di Siantan Tengah Dapat Kuota Internet dari Kementerian Kominfo

337
Pesona Indonesia
Tim CSR Telkomsel saat mengajari anak-anak pulau terluar mengakses internet. Foto: dok. telkomsel
Tim CSR Telkomsel mengajari anak-anak pulau terluar mengakses internet. Foto: dok. telkomsel

batampos.co.id – Tiga sekolah yang ada Kecamatan Siantan Tengah mendapat kuota internet masing-masing dua mega byte dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Republik Indonesia. Masing-masing SMP N 1 Siantan Tengah yang ada di Desa Air Nangak, SMP N 2 Siantan Tengah Desa Air Asuk dan SMK N 1 Anambas.

“Alhamdulillah, sekarang anak-anak bisa menikmati layanan internet,” ujar Camat Siantan Tengah Herry Fakhrizal Selasa (13/9).

Akses internet yang sebelumnya ada di sekolah seperti di SMK pun, diketahui sempat diputus sejak bulan Maret 2016. Layanan
internet dari pemerintah daerah ini pun terpaksa dihentikan mengingat kondisi keuangan daerah yang defisit.

“Sekarang sudah bisa dinikmati pak. Waktu sore pun, kami buka. Harapan Kementrian pun agar layanan internet ini dapat dinikmati 24 jam,” ungkapnya.

Dengan adanya internet tersebut dapat dirasakan manfaatnya. Sebelumnya, layanan telekomunikasi di ibukota kecamatan ini tergolong pas-pasan. Herry pun berharap dengan layanan internet ini dapat mengurangi angka kenakalan remaja di Siantan Tengah.

“Harapan kami seperti itu, pak. Tentunya ada juga pengawasan dari pihak terkait seperti Kominfo dalam mengawasi anak-anak yang membuka situs-situs tertentu,” ungkapnya.

Pemkab Anambas sendiri mengaku telah berupaya dalam meningkatkan akses telekomunikasi. Salah satunya dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkab Anambas dengan Kemenkominfo tentang peningkatan akses internet pada awal bulan Desember 2015 lalu.

Dalam nota kesepamaham tersebut, pemerintah pusat menyiapkan sewa bandwidth serta pemeliharaan selama tiga tahun kedepan. Sementara, dari daerah hanya dituntut mempersiapkan biaya operasional dan sumber daya manusia. Untuk tahap awal, layanan akses internet ini pun diprioritaskan untuk sejumlah sekolah yang ada di Anambas, termasuk dengan kantor UPT yang ada di kecamatan dengan total 27 titik.

Tidak hanya itu, peningkatan akses telekomunikasi pun diakui Pemkab Anambas terus diupayakan untuk ditingkatkan. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Anambas masuk pada program Palapa Ring yang merupakan program Pemerintah Pusat. Pengoperasian Palapa Ring ini pun, dijadwalkan akan beroperasi pada 1 Januari 2019.

Pada minggu lalu pemaparan program dari Palapa Ring sudah dilakukan di aula kantor bupati. Pengerjaan sendiri akan dilakukan pada tahun 2017 yang dijadwalkan akan selesai dalam jangka waktu dua tahun.

“Pekerjaan akan dimulai tahun 2017 nanti, sekarang ini baru pemaparan,” ungkap Direktur PT Palapa Ring Sarif Lumintardjo, kala itu. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar