228 ABK Illegal Fishing asal Vietnam Dipulangkan lewat Jalur Laut

378
Pesona Indonesia
ABK asal Vietnam yang ditangkap karena terlibat illegal fishing dipulangkan ke negaranya melalui jalur laut. foto:aulia rahman/batampos
ABK asal Vietnam yang ditangkap karena terlibat illegal fishing dipulangkan ke negaranya melalui jalur laut. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Sebanyak 228 anak buah (ABK) asal Vietnam dipulangkan ke negaranya, Selasa (13/9) lalu. Pemulangan secara langsung menggunakan jalur laut melalui Natuna ini pertama kali dilakukan pemerintah Indonesia.

Pemulangan secara langsung tersebut adalah kerjasama bilateral antara Indonesia dan Vietnam. Dalam komitmen memberantas illegal fishing.

Ketua Komisi I DPRD Natuna Raja Marzuni mengatakan, kerjasama ini patutnya sangat mendukung antar kedua negara memberantas illegal fishing, khususnya di Natuna.

Menurut Marzuni, pemulangan ini kedepan dapat memberikan kesan positif mengedepankan hak azazi manusia. Selain komitmen memberantas illegal fishing yang selama ini meresahkan dan mendapat perhatian serius pemerintah.

“DPRD berharap komitmen negara tetangga khususnya Vietnam berantas illegal fishing di Natuna direalisasikan terus menerus,” ujar Marzuni saat menghadiri pelepasan pemulangan 228 ABK kapal ikan nelayan Vietnam di Pelabuhan Selat Lampa, Selasa kemarin.

Disatu sisi, kata Marzuni, selama ini jika tidak segera dipulangkan, maka menjadi beban anggaran dan pengawasan ekstra bagi Satker PSDKP Natuna. Sementara hingga saat ini tidak terdapat rumah detensi imigrasi untuk menampung warga asing.

“Memang pemulangan langsung jalur laut ini lebih efektif, percepat deportasi nelayan asing,” kata Marzuni.

Duta Besar Vietnam untuk Indonesia, HE Hoang Anh Tuan dalam sambutannya memberiakan apresiasi kepada pemerintah Indonesia yang telah berlaku baik terhadap warganya.

Hoang mengaku, pada dasarnya pemerintah Vietnam mendukung penuh kebijakan Pemerintah Indonesia dengan memberlakukan penegakan hukum yang tegas di wilayah lautnya.

“Kami terima kasih kepada Pemerintah RI yang telah mengeluarkan kebijakan pemulangan secara serentak bagi warga negara kami. Vietnam sangat mendukung Indonesia yang menerapkan hukum tegas atas tindakan illegal fishing. Kami juga tidak mau ada illegal fishing itu terjadi lagi,” tegasnya mengakhiri.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar