Astaga! 48 Narkoba Jenis Baru Sasar Dunia Pendidikan

575
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, Brigjen Pol Andi Loedianto, mengungkapkan ada sebanyak 48 narkoba jenis baru yang menargetkan dunia pendidikan sebagai sasarannya.

Hal itu disampaikam Andi saat memberikan pembekalan kepada 4.500 mahasiswa baru Universitas Panca Budi (Unpab) Medan. Ribuan mahasiswa baru Unpab tahun akademik 2016/2017 ini diberikan pengetahuan agar mewaspadai bahaya narkoba. Sebab, peredarannya sudah menyasar dunia pendidikan, mulai dari kampus hingga sekolah dasar.

“Sekarang narkoba yang beredar bukan hanya sabu, ekstasi dan ganja. Tapi, ada 48 jenis baru narkoba yang beredar di tengah-tengah masyarakat. Ada berbentuk permen hexos dan boneka. Makanya, tak heran ada anak kelas V SD positif narkoba,” ujar Andi saat menjadi inspektur upacara pada pembukaan Penyambutan dan Pembekalan Mahasiswa Baru (PPMB) Unpab di kampus tersebut, Jalan Gatot Subroto km 4,5 Medan, Kamis (15/9/2016).

Diutarakan jenderal bintang satu ini, Sumut benar-benar darurat peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba). Pasalnya, Sumut yang sebelumnya tercantum pada rangking III peredaran narkoba di Indonesia, kini berada di peringkat pertama.

“Dari 14 juta penduduk di Sumut, tercatat 350 juta jiwa terkena narkoba. Bahkan, dari sejumlah razia yang dilakukan BNNP Sumut di tempat-tempat hiburan dan rumah-rumah kos di Medan beberapa bulan terakhir ini, ada 2.500 orang positif narkoba,” ungkapnya.

Menurut Andi, Sumut tetap menjadi daerah rawan narkoba karena berbatasan langsung dengan Aceh dan Malaysia sebagai pintu masuk jaringan internasional. Baru-baru ini BNN menggagalkan peredaran 350 kg sabu asal Tiongkok yang dimasukkan dari Malaysia ke Dumai. (ps)

Respon Anda?

komentar