Hindarkan Anak dari Bahaya Narkolema

449
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Psikolog pakar pengasuhan anak kenamaan di Indonesia, Elly Risman punya istilah baru menyebut kondisi anak-anak yang candu terhadap pornografi. Ia menyebutnya sebagai Narkoba Lewat Mata atau Narkolema.

Seringkali orang tua hari ini tidak lagi menyadari atau tanggap terhadap gejala anak-anaknya yang kecanduan narkolema. Sebab memang tidak ada bekas fisik yang ditimbulkan. Tapi kecanduan pornografi yang kini bisa dengan mudah diakses melalui internet juga adalah hal yang buruk. Bila diidap oleh anak di bawah 21 tahun dapat menyebabkan kerusakan pada bagian otak depan sehingga lambat-laun anak akan kesulitan dalam berpikir.

Sebab itu, Komite Sekolah Dasar De Green Camp menggagas sebuah kegiatan pembekalan bagi orang tua agar anak-anaknya bisa terhindar dari bahaya Narkolema. “Kami undang langsung pakarnya. Ibu Elly Risman yang memperkenalkan istilah ini,” ucap Ketua Panitia Pelaksana, Elmin Fitriyah, Rabu (14/9).

Elmin menambahkan, pada seminar ini nantinya Elly Risman bakal menjelaskan secara rinci gejala-gejala Narkolema yang mungkin tanpa disadari sudah diidap anak-anak. Tidak itu saja, turut bakal dibuka pula kiat-kiat atau metode yang bisa diterapkan dalam mengasuh anak di rumah untuk menghindarkan Narkolema.

“Termasuk bagaimana agar menghindarkan anak dari pornografi tanpa menjauhkan minat mereka terhadap teknologi. Semuanya itu bakal dibahas tuntas Sabtu (17/9) esok di Hotel CK Tanjungpinang,” ujar Elmin.

Sebagai sebuah lembaga penyelenggara pendidikan tingkat dasar, sambung Elmin, De Green Camp punya komitmen yang tinggi dalam membangun generasi muda Tanjungpinang yang sehat dan cerdas agar bisa turut mewarnai dinamika pembangunan. Sebab itu, seminar ini dibuka untuk umum dan amat lebih disarankan bagi orang tua agar lebih memahami pola asuh anak yang baik dan benar.

“Tapi sebenarnya siapa pun boleh ikut. Mau itu pegawai pemerintah atau orang swasta dari berbagai latar belakang. Masih ada tiga hari ke depan. Bila ada yang ingin ikut serta dalam seminar ini bisa menghubungi Malinda di 08127064211,” pungkasnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar