Januari-Agustus, Investasi di Batam Meningkat Dari Tahun Lalu

411
Pesona Indonesia
Foto: istimewa
Foto: istimewa

batampos.co.id – Realisasi investasi di Batam pada medio Agustus mengalami peningkatan dibanding tahun lalu walaupun jumlah proyeknya menurun.

Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat ada 28 proyek masuk senilai 127,3 juta Dollar Amerika.

“Jauh meningkat dibanding tahun lalu yang sebesar 84,2 juta Dollar Amerika dari 29 proyek,” ungkap Direktur Publikasi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono, kemarin (14/9).

Namun, belum ada investasi yang masuk lewat program unggulan baru BP Batam yakni Izin Investasi 3 Jam (I23J) dan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK) yang diluncurkan penghujung Agustus kemarin.

Dengan kata lain tidak ada investasi dengan nilai lebih dari Rp 50 miliar yang masuk ke Batam.

Namun Andi menjelaskan kegiatan promosi akan terus digalakkan apalagi setelah grand launching yang rencananya akan diadakan pada 29 Oktober nanti sempena dengan hari jadi BP Batam dan peluncuran sistem online alokasi lahan.

“Ya semuanya butuh proses. Di Jakarta saja yang menjadi pionir I23J dan KILK selama dua bulan dengan syarat minimal Rp 100 miliar belum menerima investasi satupun,” ujarnya.

Sebagai gambaran, program I23J memberikan kemudahan kepada calon investor yang ingin memperoleh 8 izin dan KILK memudahkan investor untuk bangun usahanya di kawasan industri setelah mendapat 8 izin tersebut.

8 izin tersebut antara lain Izin Investasi, Akta Perusahaan dan Pengesahan, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA), Angka Pengenal Importir Produsen (API-P) dan Nomor Induk Kepabeanan (NIK).

“Syarat untuk bisa memanfaatkan layanan perizinan ini adalah investasi minimal Rp 50 miliar atau menyerap tenaga kerja minimal 300 orang,” jelasnya.(leo)

Respon Anda?

komentar