Kepri Mutlak Perlu Dinas Kebudayaan

277
Pesona Indonesia
 Teddy Jun Askara. foto:rpg
Teddy Jun Askara. foto:rpg

batampos.co.id – Wacana peleburan Dinas Kebudayaan dalam perangkat kerja daerah yang lain mendapat sorotan tajam tidak saja dari budayawan dan pegiat kebudayaan. Tapi juga sudah masuk hingga siapapun yang tumbuh besar dalam naungan budaya Melayu. Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Teddy Jun Askara berpendapat, pilihan melebur Dinas Kebudayaan ini patut dipikir dan ditimbang ulang.

“Karena Kepri secara mutlak masih perlu keberdaan Dinas Kebudayaan,” kata Teddy kepada koran Batam Pos, Rabu (14/9).

Pendapat yang disampaikan Teddy ini bahkan bukan bersifat pribadi. Malah mewakili pendapat umum Fraksi Partai Golkar atas draf rancangan peraturan daerah perubahan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang sudah diajukan Pemerintah Provinsi Kepri beberapa waktu lalu. Semua anggota fraksi, kata Teddy, punya pendapat seragam yang meyakini betapa esensialnya keberadaan Dinas Kebudayaan bagi Provinsi Kepri.

“Karena itu tidak ada alasan untuk tidak mendirikan sektor yang mengurusi kebudayaan itu berdiri sendiri. Apalagi Kepri sudah punya Dinas Kebudayaan. Ini bagus, kenapa harus dilebur,” ungkap pria yang akrab disapa TJA ini.

Dengan berdiri tunggal dan mandiri, Teddy menilai, tugas untuk membangun, merawat, mengembangkan, dan melestarikan kebudayaan itu bisa terfokus. Teddy yang juga merupakan anak dari seorang budayawan Melayu ini paham betul betapa kerja-kerja budaya bukanlah jenis kerja yang biasa. “Perlu serius yang di atas serius. Jadi kalau digabung dengan dinas pariwisata atau pendidikan, nanti dikhawatirkan tidak terfokus,” ungkapnya.

Apalagi juga mesti mengingat visi kepala daerah. Teddy menyebutkan, visi untuk menjadikan Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu itu bakal amat tepat bila disokong dengan keberadaan Dinas Kebudayaan. “Karena apa, budaya Melayu ini adalah pengayom budaya lain di tanah Kepri. Ia adalah bundanya,” tegasnya.

Sebab itu nanti pada pembahasan ranperda perubahan SOTK, Teddy memastikan, Fraksi Golkar bakal bicara lantang menolak peleburan Dinas Kebudayaan dengan sejumlah alasan yang bisa dipertimbangkan dan sudah disiapkan. “Pernyataan kami tegas dalam hal ini, bahwa Disbud Kepri sudah seharusnya tetap dipertahankan sendiri dan tidak dibebankan dengan tupoksi yang lain,” pungkasnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar