Kepri Targetkan 10 Emas di PON 2016 Jawa Barat

1014
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyerahkan bendera kepada kuta kontingen Kepri Nur Syafriadi pada acara pelepasan kontingen atlit kepri yang akan mengikuti POn di Pusat Informasi Haji, Selasa (13/9/2016). Sebanyak 84 atlit perwakilan Kepri akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional di Bandung. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyerahkan bendera kepada kuta kontingen Kepri Nur Syafriadi pada acara pelepasan kontingen atlit kepri yang akan mengikuti POn di Pusat Informasi Haji, Selasa (13/9/2016). Sebanyak 84 atlit perwakilan Kepri akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional di Bandung. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, secara resmi melepas kontingen atlet Kepri yang bakal berlaga dalam PON XIX Jawa Barat, 17-29 September 2016.

Pelepasan di Aula Pusat Informasi Haji (PIH) Batam ditandai dengan penyerahan bendera kontingen kepada Ketua Kontingen PON Kepri, Nur Syafriadi, Selasa (13/9/2016) lalu.

“Dengan penyerahan bendera kontingen ini, itu tandanya genderang perang Kepri sudah siap dikumandangkan di PON Jawa Barat,” ujar Nurdin.

Manan Bupati Karimun ini mengatakan, meski saat ini Kepri tengah mengalami defisit anggaran, bukan berarti pemda tidak memperhatikan para atlet yang berlaga di ajang empat tahunan ini.

Nurdin menekankan kepada para atlet untuk menanamkan rasa mencintai dan rasa memiliki, sehingga dengan tertanamnya dua hal tersebut, perjuangan seperti apapun akan bisa tercapai.

“Jangan rendah diri melihat provinsi lain yang memiliki fasilitas yang lebih dari kita. Anggaran yang terbatas ini jangan sampai melemahkan semangat kita untuk berjuang,” tutur Nurdin.

Pemerintah Kepri dan KONI Kepri, kata Nurdin, juga sudah menyiapkan bonus bagi atlet yang berprestasi di PON. Dia menjanjikan bonus kali ini akan jauh lebih besar dibandingkan bonus peraih medali pada PON 2012 lalu.

“Jadi berjuanglah dulu secara maksimal, tentu imbalan nantinya akan didapat,” katanya.

Nurdin juga berjanji akan memberikan beasiswa bagi atlet peraih medali yang masih berstatus sebagai pelajar. Sementara atlet yang sudah bekerja, akan diupayakan mendapatkan pormosi dalam karirnya.

Ke depannya, Nurdin juga berencana akan mencarikan bapak angkat untuk setiap cabang olahraga (cabor) yang berpotensi meraih medali. Nantinya setiap kabupaten/kota akan diminta membina satu cabor yang bisa jadi unggulan.

“Kita ada tujuh kabupaten/kota, ya paling tidak kita punya tujuh cabang olahraga unggulan, sehingga Kepri dapat disegani provinsi lain di bidang olahraga,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kepri, Johanes Kennedy menuturkan pihak KONI maupun pemerintah Kepri telah bertemu dengan pengusaha-pengusaha di Kepri untuk membicarakan berbagai bentuk apresiasi bagi atlet berprestasi nantinya.

“Respon mereka sangat bagus, semoga saja semakin banyak pengusaha yang peduli dan ikut membesarkan olahraga di Kepri ini,” terangnya.

Johanes menyatakan, pada PON XIX Jawa Barat ini, kontingen Kepri berkekuatan 84 atlet dan 44 manager, pelatih serta ofisial. Total kontingen sebanyak 122 orang

“Dari 48 cabor yang dipertandingkan, Kepri mengikuti 22 Cabor dan kami siap mendapatkan 10 emas,” pungkasnya. (cr16/koran bp)

Respon Anda?

komentar