Selamat! Petani Sagulung Bisa Hasilkan Panen Unggulan Singkong 4 Ton Per hari

634
Pesona Indonesia
ilustrasi f.shutterstock
ilustrasi f.shutterstock

batampos.co.id – Dari luas lahan yang dimiliki para petani di wilayah Tembesi saat ini 400 hektar, mampu menghasilkan panen unggulan, yakni singkong. Dalam satu hari para petani bisa mendapatkan hasil penen sebanyak 3-4 ton.

Di luas lahan 400 hektar tersebut, digarap sebanyak 11 aggota kelompok tani yang ada di wilayah Tembesi, selain hasil unggulan ubi (singkong, red) setiap hari panen mencampai 3-4 ton, petani juga menghasilkan penen unggulan lainnya, ya itu jagung. Dalam satu kali panen (65-70 hari, red) bisa mencapai 200-500 kilogram.

“Kalau sayur-mayur per hari hanya 6 ton saja,” ujar Ketua Gabungan Kelompok Tani Tembesi, Soroso, Rabu (14/9).

Untuk pemasaran hasil panen mereka langsung didatangi tekulak. “Kadang kita juga antar ke pasar Tradisional SP Plaza, pasar Fanindo, pasar Avria dan pasar Forumnas Sagulung,” ungkapnya.

Untuk harga jual dari para petani, seperti harga jual singkong dijual Rp 2.500 per kilogram, sementara harga jagung Rp 3.500 per biji, dan untuk harga sayur-mayur Rp 5 ribu per kilogram.

“Kacang panjang sering nggak stabil harganya bisa Rp 18 ribu. Sekarang Rp 12 ribu karena yang panen kacang sedikit,” ucap Soroso.

Sementara itu, Ketua Kelopok Tani Karya Mulya Subur, Subur mengatakan di kelompoknya memiliki 15 jumlah anggota kelompok, satu orang anggotanya menggarap lahan sekitar 1.5 hektar.

“Kalau anggota kita 15, jadi total keseluruhan lahan digarap seluas 22.5 hektar,” kata Subur.

Dari 15 anggotanya, rata-rata semuanya bercocok tanaman ubi dan jagung serta beberapa sayuran-mayur seperti, kangkung, bayam, sawi, kacang pajang, timun dan lain-lainnya.

“Tanam jagung sekitar 65 hari panen, kalau ubi dari tanam hingga panen 10 bulan dan untuk sayur basah 20 hari,” ucap Subur. (cr14/koran bp)

Respon Anda?

komentar