Spartan Race Bakal Digelar di Lagoi November Mendatang

2451
Pesona Indonesia
Group General Manager (GGM) PT BRC, Abdul Wahab. foto:hary/batampos
Group General Manager (GGM) PT BRC, Abdul Wahab. foto:hary/batampos

batampos.co.id – PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) akan menaja Spartan Race di Kawasan Pariwisata Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, November 2016 mendatang. Perhelatan iven olahraga bertaraf internasional jenis baru itu ditargetkan akan diikuti oleh 5.000-10.000 peserta dari seluruh dunia.

Kehadiran Spartan Race itu akan menambah deretan agenda iven-iven olahraga bergengsi yang dihelat oleh PT BRC secara rutin tiap tahunnya. Selain Toure de Bintan, Bintan Triathlon, dan Ironman 70.3 Bintan, iven olahraga jenis baru itu direncakan akan dijadikan sebagai agenda iven tetap tahunan di Kabupaten Bintan.

Group General Manager (GGM) PT BRC, Abdul Wahab mengatakan PT BRC sudah melakukan penandatanganan kerjasama dengan pihak penyelenggara Spartan Race Internasional. Direncanakannya perhelatan iven olahraga baru itu akan ditaja di Kawasan Pariwisata Lagoi pada pekan kedua November mendatang.

“PT BRC sudah bersepakat dengan penyelenggara Spartan Race International. Jika tidak ada kendala dua bulan lagi iven ini diselenggarakan,” ujarnya ketika dikonfirmasi, kemarin.

“Spartan dipastikan menjadi daya tarik baru di Bintan. Sebab olahraga itu sangat digemari di berbagai negara. Sehingga ditargetkannya peserta yang ikut mencapai 5000 orang bahkan bisa sampai 10.000 orang,” katanya.

Dijelaskannya, Spartan Race itu merupakan olahraga yang berasal dari penggabungaan antara petualangan, kecepatan, dan kestabilan. Jika ingin mengikutinya, setiap peserta diwajibkan memiliki tenaga ekstra. Sebab dalam perlombaannya, peserta akan berlari secepat mungkin dengan menaklukan beberapa medan yang penuh rintangan. Seperti melewati area berlumpur, berair, dan lapangan yang terjal. Pastinya akan menguji kekuatan otot tangan, kaki dan ketahanan tubuh dari cuaca panas yang terik.

Namun peserta tidak perlu was-was apalagi takut dengan rintangan yang dihadapi. Karena iven itu dibagi kedalam tiga kategori yaitu sprint, super dan beast. Masing-masing kategori tersebut memiliki kriteria berbeda seperti kategori sprint atau pemula yang merupakan kelas dengan rute terpendek. Dalam kelas ini peserta akan melalui jarak tempuh kurang lebih tiga mil yang memiliki 20 rintangan. Kemudian untuk kategori super akan melalui jarak tempuh sejauh delapan mil yang memiliki 24 rintangan dan kategori terakhir yang paling sulit untuk ditaklukan yaitu Beast. Kategori ini memiliki jarak tempuh sejauh 12 mil dengan 30 rintangan yang biasanya akan melewati tanah lapang yang lebih keras dan terjal.

“Peserta wajib lalui seluruh rintangan dengan usahanya sendiri. Jika gagal disalah satu rintangan maka diharuskan untuk melakukan 30 burpees atau rangkaian gerakan olah badan. Setelah itu baru bisa melanjutkan perlomban itu lagi,” bebernya.

Dalam perlombaan ini juga dihadirkan kelas untuk anak-anak. Seperti junior Varsity and Varsity races. Kategori ini diberikan jarak tempuh sejauh setengah hingga 1 mil. Namun di kelas ini diutamakan teamwork, fun, dan lokasi bermin di area berlumpur. Bahkan bagi peserta yang menginginkan lebih, dapat mengikuti Ultra Beast, Hurricane Heat, Hurricane Heat 12 Hour dan Agoge endurance races.

“Iven ini telah diadakan di berbagai negara seperti Kanada, Malaysia, Spanyol, Amerika, dan beberapa negara lainnya ini. Telah menginspirasi banyak orang untuk berani menaklukan tantangan,” ungkapnya.

EO Metasport, Iven Organiser Sport Tourism Internasional, Nathalie Marquet mengatakan pihaknya masih melakukan survei kesiapan lokasi yang ada di Kawasan Pariwisata Lagoi. Seperti area di Hotel Nirwana Gardens dan Lagoi Bay. Sebab, Spartan Race itu memerlukan medan yang tepat serta memiliki alat-alat khusus yang mendukungnya.

“Kita sedang inventarisir lokasi-lokasi. Jika petunjuk pelaksanaan serasi dengan lokasi serta peralatan dan kebutuhan kamar memadai, maka tempat itulah yang pantas untuk Spartan Race,” katanya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar