Tak Kantongi Izin, Pabrik Aspal Terus Beroperasi

404
Pesona Indonesia
aspal
aspal

batampos.co.id – Keberadaan pabrik pengolahan aspal di Desa Penarik, Natuna, sudah lama beroperasi. Namun hingga kini perusahaan tersebut belum mengantongi izin.

Bahkan pabrik yang berada di pinggir itu jalan kerap mengganggu pengguna jalan. Pasalnya kepulan asap membuat udara tak sehat dan menimbulkan kabut asap.

Kepala BidangTata Lingkungan dan Amdal Badan Lingkungan Hidup Pemkab Natuna, Trisnan Saputra mengatakan, pemerintah daerah sudah menolak rekomendasi perizinan pabrik aspal di Penarik tersebut karena lokasinya bertolak belakang dari rancangan tata ruang.

“PT Bentan Karya itu sebenarnya sudah mengurus perizinan, tapi kami kirim surat penolakan perizinan,” kata Trinan, Rabu (14/9).

Lokasi di Penarik itu, katanya, seharusnya adalah kawasan budidaya dan pariwisata. Jika pihak perusahaan memaksa merubah ketentuan harus tanyakan ke Bappeda.

“Jelas PT mengolah aspal itu tidak berizin. Karena tidak sesuai peruntukan lokasinya,” ujar Trisnan.

Beroperasinya pabrik tersebut kini sering dikeluhkan pengguna jalan. Lantaran asap yang dikeluarkan sangat menganggu ketika melintas di kawasan pabrik yang persis di pinggir jalan.

“Itu (asap) pabrik bisa menghalangi pandangan kalau melintas, apalagi udaranya kotor sekali. Pemerintah harus tindak tegas,” ujar Arianto Ranai yang sering melintas di Kampung Penarik.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar