40 Persen Dana Perbankan di Singapura Punya Orang Indonesia, Nilainya Rp 2.700 Triliun

1610
Pesona Indonesia
Singapura. Foto: istimewa
Singapura. Foto: istimewa

batampos.co.id – Aset orang Indonesia di Singapura memang tidak kecil. Reuters melaporkan, sedikitnya 40 persen dari total dana yang dikelola perbankan di Singapura milik orang Indonesia. Nilainya kurang lebih USD 200 miliar atau SGD 273,25 miliar.

Jika dirupiahkan mencapai Rp 2.700 triliun yang tersimpan di bank-bank swasta Singapura. Itu belum termasuk aset berupa properti di Singapura yang dimiliki orang-orang kaya Indonesia.

Perbankan Singapura sejak tahun lalu memang sudah was-was terhadap tax amnesty di Indonesia yang mulai diberlaku tahun ini. Sebab, mereka khawatir akan kehilangan nasabah kakap.

Itu sebabnya Monetary Authority of Singapore (MAS) dan Commercial Affair Department (CAD) melakukan berbagai upaya memproteksi agar dana besar milik orang Indonesia itu tidak keluar dari Singapura.

Namun, baik CAD ataupun MAS belum memberikan komentar soal itu. Hanya saja, sumber lain menyebut perbankan Singapura telah mengirimkan laporan tentang transaksi mencurigakan atau suspicious transaction reports (STR) dari nasabah-nasabah asal Indonesia yang mengikuti tax amnesty.

ā€œDan nasabah itu tidak perlu diberitahu soal data STR,ā€ ujar sumber yang tidak disebutkan namanya.

Pada 1998 memang terjadi pemindahan aset dari Indonesia ke Singapura.

Hal itu dipicu kerusuhan 1998 yang menyasar pengusaha-pengusaha non-pribumi dan lengsernya Presiden Soeharto dari puncak kekuasaan. (reuters/jpg/jpnn)

Respon Anda?

komentar