Bintan Resort Cakrawala Siap Datangkan 40 Kapal Yacht untuk Meriahkan FBK

628
Pesona Indonesia
Kapal Yatch
Kapal Yatch

batampos.co.id – Group General Manager (GGM) Bintan Resort Cakrwala, Abdul Wahab mengatakan pihaknya terus membangun komunikasi dan koordinasi untuk mendatangkan kapal-kapal yacht ke Provinsi Kepri pada hajatan Festival Bahari Kepri (FBK) mendatang. Menurutnya, ini langkah yang tepat untuk mempromosikan wisata bahari Kepri ke dunia internasional.

“Kami sangat konsen untuk membantu suksesnya FBK nanti. Maka daripada itu, kami sudah bekerjasama dengan Singapore Power Boat Association (SPBA). Apalagi Bandar Bentan Telani (BBT), Lagoi merupakan salah satu entri point dan exit poin kapal-kapal yacht yang sudah ditetapkan pemerintah,” ujar Abdul Wahab menjawab pertanyaan Batam Pos, kemarin.
Dijelaskannya ada enam marina di Singapura yang bernaung dibawah SPBA. Seperti Singapura Sailing Club, dan Changi Sailing Club. Menurut Abdul Wahab, ada 3.000 sampai 4.000 kapal yacht yang tergabung dalam SPBA. Masih kata Abdul Wahab, apabila tidak ada halangan, Senin (22/8) mendatang pihaknya akan melakukan promosi ke Marina yang ada di Sentosa, Singapura.

“Saat ini, yang sudah berkomitmen untuk berperan serta pada kegiatan itu nanti sekitar 40 kapal yacht. Sebelum melakukan penjelajahan ke Tanjungpinang, kapal-kapal yacht itu nanti akan bermalam di kawasan Lagoi. Karena jadwal ke Tanjungpinang adalah pada puncak kegiatan yakni 28 Oktober mendatang,” jelasnya.

Ditambahkannya, ada beberapa jenis kapal yacht yang akan datang ke Kepri nanti. Yakni power boad yang terhubung dengan engine. Dari Singapura ke Tanjungpinang hanya butuh sekitar satu setengah jam. Sedangkan kapal yacht jenis sailing boad akan memakan waktu sekitar delapan jam.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Bintan dan Pemprov Kepri. Sehingga sambutan yang kita berikan, bisa menjadi media promosi bagi masuknya kapal-kapal yacht lebih banyak lagi ke Kepri,” tutupnya.

Ditempat terpisah, Ketua Harian FBK, Guntur Sakti mengatakan Wonderful Indonesia Sailing (WIS) adalah event Sail yang digagas oleh Kepri dengan memanfaatkan dua entry porth marina yang ada di kepri yaitu Nongsa Point Marina di Batam dan Bandar Bintan Telani di Bintan.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kepri itu, masing masing akan mendatangkan yacht dari Singapore. Disebutkannya, NPM ditarget mendatangkan 60 kapal yacht. Sedangkan BBT 40 kapal yacht. Sementara itu, pada tanggal 27 Oktober semua yacht yang masuk dari NPM dan BBT bisa berangkat menuju Tanjungpinang untuk bergabung di acara puncak Festival Bahari Kepri yang akan digelar pada keesokan harinya atau pada 28 Oktober 2016.

“Seluruh kegiatan selama FBK akan menjadi tontonan menarik warga Kepri dan tentunya akan menjadi daya tarik bagi wisman, kita sedang mempersiapkan berbagai materi dan strategi promosi agar event FBK ini dapat menyedot banyak wisatawan. Baik nusantara dan mancanegara,” paparnya.

Masih kata Guntur, untuk mendukung ini Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Bahari Indonesia sudah melakukan promosikan terkait regulasi baru, tentang aturan masuk kapal yacht asing ke perairan Indonesia, seperti Provinsi Kepri. Terkait hal ini, Pemerintah Pusat sudah menghapus Clearance Approval for Indonesia Territory (CAIT) sebagai syarat masuknya kapal yacht ke Indoensia.

Keinginan tersebut sudah melahirkan, sistem online untuk pengurusan Custom, Imigration, Quarantine, Port (CIQP) , semangatnya adalah seluruh regulasi untuk kemudahan masuknya kapal asing sudah bisa masuk ke Kepri dengan mudah, tanpa diribetkan dengan CAIT. Tentu output yang diharapkan adalah ribuan kapal yacht di Singapura bisa memanfaatkan perairan Indonesia, khususnya Kepri sebagai arena bermain.

“Kita juga ingin menegaskan, Kepri adalah play ground yang exotic untuk para yachter. Karena kegiatan ini adalah laluan kita untuk meneguhkan Kepri sebagai Pintu Gerbang Wisata Bahari Indonesia,” tambah Guntur.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar