Demokrat Mengusung Incumbent di Empat Pilkada di Lampung

446
Pesona Indonesia
Bendera Partai Demokrat. Foto: Dokumen JPNN
Bendera Partai Demokrat. Foto: Dokumen JPNN

batampos.co.id – Partai Demokrat belum juga mengeluarkan rekomendasi dukungan pilkada di sejumlah daerah di Bandarlampung. Informasi terakhir, penandatanganan rekom segera dilakukan Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang baru tiba dari kunjungan ke luar negeri dua hari lalu.

Lalu, ke mana arah rekomendasi partai berlambang bintang mercy itu? Penelusuran Radar Lampung (Jawa Pos Group) dari sumber tepercaya di DPP PD, rekom PD tak jauh-jauh dari calon incumbent. Menurut sumber yang enggan ditulis namanya itu, kemungkinan di empat pilkada semua mengusung incumbent. Khusus di Lampung Barat dari keluarga incumbent.

“Sebenarnya sudah diputuskan calon Demokrat itu. Hanya finalnya saja belum. Praktis di empat daerah adalah incumbent. Yakni Tuba Hanan A. Rozak-Heri Wardoyo (Handoyo); Tubaba Umar Ahmad-Fauzi Hasan; Mesuji Khamami-Sapli. Sedangkan di Pringsewu adalah Sujadi-Fauzi (Kepala Dispenda Pringsewu). Untuk Lambar Parosil Mabsus-Mad Hasnurin (PM). Seperti itu tak berubah, kecuali SBY punya keinginan yang lain,” ucap sumber tersebut.

Lalu apakah bocoran rekomendasi ini benar? Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Lampung Imer Darius menyatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari DPP soal calon yang akan diusung di lima Pilkada. Hingga kemarin, kata Imer, rekomendasi dari pusat belum terbit.

“Rekomendasi belum ada yang keluar. Memang belum dikeluarin dari DPP. Tapi sudah diproses kok. Prinsipnya tinggal tunggu penyelesaian secara administratif saja,” kata Imer.

Terkait apakah nama-namanya sama dengan yang santer beredar tersebut? Imer mengatakan nama-nama tersebut memang masuk diantara usulan balon kada PD. “Kalau Lampung Barat waktu rapat DPP lalu, belum putus. Apakah mendukung Parosil atau Edy Irawan Arief. Tapi belum pasti semua itu. Sebelum SK rekomendasinya diterbitkan. Tapi, secara substansi sudah dibahas di DPP dengan timnya. Sekarang kita tinggal tunggu keputusan DPP. Apa pun putusan itu, akan kita laksanakan,” tandasnya.

Terkait calon incumbent, kata Imer, sebenarnya memang untuk Tuba dan Tubaba sudah difinalisasi di DPP. “Sebab, memang calonnya yang mendaftar kan hanya dua itu. Tuba Handoyo dan Tubaba Umar-Fauzi,” bebernya.

Yang menarik, kata ketua Fraksi PD DPRD Lampung itu, nantinya dalam menjemput SK Rekomendasi dari DPP, DPD PD Lampung akan memboyong seluruh calon kada yang bakal direkom. “Rencananya kami akan ajak semua calon kada yang direkomendasi untuk menjemput rekomnya di DPP,” kata dia.

Terpisah, menanggapi beredarnya kabar PD akan diusung PM, pasangan Edy Irawan Arife, Ulul Azmi Soltiasa menanggapi secara santai. Menurut dia, dirinya yakin dukungan Demokrat masih akan jatuh ke pasangan Edi-Pay. Hal itu, kata Paisol—sapaan akrabnya, hanya sebuah klaim dan itu hal yang biasa dalam politik.

“Ya kalau hanya klaim mengklaim itu biasa. Namanya di politik. namun saya berkeyakinan Demokrat insya allah ke pasangan Edy-Pai. Sebab hasil survey Demokrat dan penilaian lain insya allah ke Edy-Pai,” ujarnya, kemarin seraya berharap, pilkada Lambar bisa berjalan secara demokratis dan lebih penting tidak merugikan kepada masyarakat Lambar. (jpg)

Respon Anda?

komentar