Kisah Pengacara Kondang Hotman Paris Kesulitan Menarik Dananya dari Bank di Singapura

18436
Pesona Indonesia
Pengacara Kondang Hotman Paris. Sumber Foto: (ariefyudono.wordpress.com
Pengacara Kondang Hotman Paris. Sumber Foto: (ariefyudono.wordpress.com

batampos.co.id – Upaya Singapura menjegal program tax amnesty dengan mengeluarkan aturan-aturan baru untuk perbankan dan nasabahnaya, dirasakan langsung oleh pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Ia menyebut dana miliknya di Singapura sulit ditarik.

Yang menghalangi adalah pihak perbankan negeri tersebut. Dia sudah berusaha menarik uangnya yang disimpan di sana, tapi sampai sekarang belum ditransfer.

“Terus terang saya sudah buka rekeningnya, tapi bank belum mau transfer karena ada peraturan baru,” ujar Hotman Paris, di KPP Sunter, Jakarta Utara, usai mengikuti program tax amnesty, Kamis (15/9/2016).

Informasi yang dia terima, di rekening harus ada minimal 200 ribu dolar Singapura atau Rp 1,9 miliar. Padahal, dulu seadanya tidak masalah. Hotman mengaku sempat marah karena sikap perbankan Singapura itu.

“Sampai saya bilang, hey that is my money saking marahnya saya,” jelas Hotman.

Bank Singapura, katanya sempat tidak menyadari kalau penarikan dana itu karena tax amnesty. Tapi, lama kelamaan ketika dana di bank dari orang Indonesia terus diambil, mereka mulai curiga. Bisa jadi, itu yang membuat proses transfernya menjadi sangat lama.

Sampai sekarang, dia masih menunggu bank tempatnya menyimpan uang untuk mengirimkan uangnya. Dia sadar, lamanya proses karena bank Singapura enggan kehilangan nasabah karena program tax amnesty.

Apalagi, selama ini Singapura menjadi negara tujuan menyimpan dana. Negara itu disukai karena pajak yang rendah dan stabilnya dolar Singapura dibandingkan rupiah. Namun, harusnya itu tidak menghalangi penarikan karena uang tersebut milik nasabah. (jpgrup)

Respon Anda?

komentar