Lokalisasi Ini Sudah Beroperasi Selama 17 Tahun, Sewa Kamar Cuma Rp 10 Ribu

1025
Pesona Indonesia
Copyright:Rezza Herdiyanto
Copyright:Rezza Herdiyanto

batampos.co.id – Lokalisasi di Ruko Maritim, Jodoh atau yang dikenal dengan lokalisasi belakang BCA sudah beroperasi sejak tahun 1999. Di lokasi tersebut diperkirakan terdapat puluhan PSK.

Anton, salah seorang pengunjung mengaku sering mendatangi lokalisasi tersebut. Ia memboking wanita dengan tarif Rp 70-100 ribu.

“Harga tergantung permintaan si cewek. Tapi bisa ditawar juga,” ujar Anton di kawasan lokalisasi.

Dia mengaku setiap malamnya para PSK itu menjajakan diri di depan ruko dan memanggil setiap pengunjung yang melintas. Biasanya, pekerja ini ramai pada malam Minggu.

“Malam Minggu ramai. Kadang ada yang baru juga,” terangnya.

Sementara itu, dari pengakuan As, salah seorang PSK yang diamankan mengaku sudah melakoni pekerjaan tersebut selama sebulan. Ia menyewa kamar dengan harga Rp 10 ribu per pelanggan.

“Bayarnya (sewa tempat) sama orang di sana (oknum preman). Kalau ada pelanggan baru bayar,” ujarnya.

Menurutnya, setiap wanita bebas mencari pelanggan di lokasi tersebut. Termasuk menginap atau ngekos.

“Bebas aja. Tapi sebelum petugas datang, sudah banyak yang pergi,” paparnya.

Camat Batuampar, Leo Putra mengaku tak mengetahui pemilik maupun pengelola ruko tersebut. Hanya saja, praktik prostitusi di lokasi itu sudah berlangsung selama 17 tahun.

“Sudah sangat lama prostitusi di sana (belakang BCA). Siapa yang punya juga tidak tau,” ujarnya.

Menurutnya, beberapa tahun belakangan ruko itu Terbengkalai. Sehingga dimanfaatkan sejumlah oknum untuk mengutip bayaran dari para PSK.

“Karena terbengkalai dimanfaatkan (praktik prostitusi). Dan dibuat skat-skat,” pungkasnya. (opi/koran bp)

Respon Anda?

komentar