PDIP-PPP Resmi Usung Paslon Ini

428
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Koalisi semangka akhirnya terwujud juga. Itu terjadi setelah PDI Perjuangan resmi mengusung pasangan Ardian Saputra–Dewi Arimbi di Pilkada Pringsewu.

Arimbi yang disandingkan dengan Ardian adalah kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ardian-Arimbi ditetapkan sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Pringsewu berdasarkan Surat Rekomendasi No. 2180/IN/DPP/IX/2016 tanggal 15 September 2016. Sedangkan rekomendasi PPP masih diproses untuk diteken Ketua Umum Romahurmuzyi dan Sekjen Arsul Sani.

’’Rekomendasi PDIP untuk Pilkada Pringsewu sudah keluar untuk Ardian Saputra–Dewi Arimbi,” kata Ketua Bappilu DPD PDIP Lampung Suhardi Buyung seperti diberitakan Rakyat Bengkulu (Jawa Pos Group) hari ini (16/9).

Menurutnya, surat rekomendasi yang ditanda tangani Sekjen Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang DH. Sudah diterima DPD PDIP kemarin siang.

Saat ini DPD akan mulai untuk mensosialisasikan calon tersebut untuk memenangkanya dalam Pilkada Pringsewu. “Tadi siang (kemarin, Red) diterima surat rekomendasinya dari DPP. Suratnya sudah ditandatangani Pak Bambang DH dan Sekjen Hasto,” ujarnya.

Terpisah, Korwil DPP PPP Wilayah Sumbagsel Ihsan Nahromi Lc., mengatakan, di Pilkada Pringsewu syarat PPP mengusung kader PDIP adalah jika mau berpasangan dengan kader PPP. Dalam hal ini, adalah Dewi Arimbi sebagai calon wakil bupati.

“Untuk SK dari PPP sudah ditandatangani Sekjen dan Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu Muhamad Mardiono. Sedangkan untuk B1-KWK yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekjen juga sudah diproses di DPP PPP dan akan disampaikan ke pasangan calon Ardian-Arimbi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Lampung Hasanusi BBA menyatakan belum menerima rekomendasi Ardian-Arimbi tersebut. “Memang begitu kabarnya, tapi secara resmi belum keluar surat rekomendasi dari DPP,” kata Hasanusi.

Dengan diusungnya Ardian-Arimbi (koalisi PDIP-PPP), maka ini tentu mengancam koalisi Golkar yang mengusung Ririn Kuswantari dan Ahmat Fitoni. Sebab sebelumnya, Golkar akan berkoalisi dengan PPP.

Ahmat Fitoni saat dikonfirmasi soal ini menyatakan tetap optimistis bisa maju Pilkada Pringsewu bersama Ririn. Terkait mitra koalisi Golkar, kata Fitoni, masih berproses. ’’Kan belum daftar di KPU. Masih berproses lah. Kan masih ada parpol lain,” ungkapnya.

Sayangnya, Ririn belum bersedia menjawab saat hendak dikonfirmasi. Saat dihubungi via ponselnya, meski diangkat, namun suara mirip Ririn mengaku bahwa Ririn sedang rapat. “Ibu sedang rapat di Jakarta, mohon maaf ya,” tutup suara wanita tersebut.

Ketua DPD II PG Pringsewu Suherman mengatakan, pihaknya optimistis Golkar bisa mengusung Ririn, dengan sisa waktu 5 hari jelang pendaftaran ke KPU. Menurut dia, segala kemungkinan dan peluang masih ada. Termasuk kemungkinan berkoalisi dengan parpol lain seperti PAN dan Gerindra.

“Masih ada lima hari sebelum pendaftaran. Kami masih yakin bisa ada peluang. Tunggu saja. Kan masih ada PAN, Gerindra toh. Namanya politik itu dinamis. Kecuali nanti jika benar-benar sudah pendaftaran dan Golkar tak bisa mengusung, kita serahkan keputusannya ke DPP,” pungkasnya. (jpg)

Respon Anda?

komentar