Wajah 4 Begal yang Dibekuk Polisi di Batam, 7 Masih Buron

14711
Inilah wajah empat dari 11 komplotan begal yang berhasil diamankan oleh Buser Polsek Batam Kota, Kamis (15/9/2016) dini hari dari berbagai lokasi di Batam. Foto: istimewa
Inilah wajah empat dari 11 komplotan begal yang berhasil diamankan oleh Buser Polsek Batam Kota, Kamis (15/9/2016) dini hari dari berbagai lokasi di Batam. Foto: istimewa

batampos.co.id – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Batamkota berhasil mengamankan empat orang pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) alias begal pada Kamis (15/9/2016) pukul 02.00 WIB dini hari.

Satu dari empat orang pelaku ini masih dibawah. Dia adalah MF (15), sisanya sudah dewasa, masing-masing Amran Pasaribu (19), Baltazar Lando Domaking (19) dan Aditya Damara alias Adit (20).

Peran masing-masing pelaku yang diamankan ini berbeda-beda. Amran berperan membawa pedang dan memukul korban dengan pedangi, lalu mengambil barang milik korban.

Sementara ketiga pelaku MF, Baltazar, dan Adit berperan memukul korbannya hingga tak berdaya.

Saat ini jajaran Polsek Batamkota masih terus melakukan pengejaran terhadap tujuh orang pelaku lainnya.

“Mereka sebelas orang, yang sisanya sebanyak tujuh orang masih dalam pengejaran atau DPO,” ungkap Kapolsek Batamkota Kompol Arwin, Jumat (16/9/2016).

Arwin menjelaskan kronologi penangkapan ini bermula dari pihaknya mendapatkan dua laporan polisi dalam waktu satu hari yang masing-masing terjadi di jalan raya depan Hotel 01 sekitar pukul 02.30 WIB dan di pasar Mega Legenda sekitar pukul 02.15 WIB.

Setelah pihaknya mendapatkan laporan tersebut, unit buser Polsek Batamkota langsung melakukan penyelidikan, hingga akhirnya mendapatkan informasi bahwa salah satu pelaku begal berada di daerah Bengkong.

“Kita dapat informasi dari masyarakat, bahwa salah satu pelaku berada di Bengkong. Kemudian dilakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Amran,” katanya.

Setelah berhasil melakukan penangkapan terhadap Amran, kemudian unit buser langsung melakukan pengembangan terhadap Amran, hingga akhirnya kembali mengamankan Adit yang saat itu berada di warnet.

“Setelah mengamankan dua pelaku ini, kita mendaptkan keterangan bahwa salah satu tersangka yang saat itu berada di Mediterania juga ikut melakukan aksinya, langsung ditangkap dan terakhir kita tangkap MF,” lanjutnya.

Pada saat melakukan penangkapan, buser Polsek Batamkota terpaksa menembak kaki Amran, karena mencoba melarikan diri pada saat ditangkap.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa:

  1. Satu unit sepeda motor Yamaha Vega BP 2192 DO,
  2. Sebilah pedang,
  3. Satu buah tongkat pemukul bisball,
  4. Empat unit handphone berbagai merek, dan
  5. satu unit tablet merek Asus warna putih.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 170 tentang kejahatan ketertiban umum dan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, diancam pidana selama sembilan tahun.

“Langkah selanjutnya, kita akan melakukan koordinasi dengan pihak Bapas dikarenakan salah satu tersangka masih dibawah umur dan melakukan pencarian dan penangkapan terhadap tersangka yang masih DPO,” pungkasnya. (egg)

Respon Anda?

komentar