Waspada, Ditemukan Dua Kasus Menyerupai Zika di Kepri

347
Pesona Indonesia
Gubernur  Kepri, Nurdin Basirun saat  melakukan inspeksi di Pelabuhan Internasional Batam Centre, Batam, Sabtu (10/9) lalu. foto:humas pemprov
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun saat melakukan inspeksi di Pelabuhan Internasional Batam Centre, Batam, Sabtu (10/9) lalu. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana mengatakan Provinsi Kepri terus waspada terhadap penyebaran virus zika. Apalagi negara tetangga, Singapura jumlah penderitanya terus bertambah. Sehingga menimbulkan kekhawatiran serius bagi Provinsi Kepri.

“Memang kita menemukan dua kasus yang menyerupai zika, tetapi setelah melakukan pengujian di Litbang Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hasilnya masih negatif,” ujar Tjetjep menjawab pertanyaan Batam Pos, Kamis (15/9) usai menghadiri sidang paripurna di Kantor DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, kemarin.

Dikatakannya juga, jumlah penderita zika di Singapura sudah mencapai 341 kasus. Pada hari Rabu (14/9) lalu ada penambahan delapan kasus. Melihat meningkatnya eskalasi penderita zika, Provinsi Kepri semakin intens dalam mengawasi dan medeteksi virus tersebut.

“Petugas-petugas di seluruh pintu masuk internasional tetap siaga. Jangan sampai kita kecolongan,” papar Tjetjep.

Masih kata Tjetjep, meningkatnya penyebaran virus zika di Singapura memang memberikan efek kepada Provinsi Kepri. Bukan saja bagi dunia kesehatan, tetapi juga bagi dunia pariwisata di Provinsi Kepri. Karena Singapura menjadi laluan bagi masuknya wisman ke Kepri.

“Kita berharap persoalan ini cepat selesai. Pemerintah Singapura terus berupaya untuk mengatasi masalah yang mereka hadapi,” tutup Tjetjep.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengeluarkan warning atau peringatan kepada masyarakat Provinsi Kepri untuk tidak berkunjung ke Singapura, apabila tidak ada keperluan yang mendesak. Mantan Bupati Karimun tersebut juga memberikan apresiasi atas kesigapan petugas medis dalam mengantisipatif masuknya penyebaran virus zika di Provinsi Kepri.

“Kita harus tetap waspada untuk mengantifiasi masuknya penyakit menurlar tersebut. Sejauh ini, petugas kita di pintu-pintu masuk internasional sudah bekerja keras untuk mencegah itu,” ujar Gubernur disela-sela melakukan inspeksi di Pelabuhan Internasional Batam Centre, Batam, akhir pekan lalu.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar