Anambas dan Natuna Jadi Prioritas, Pembangunan Palapa Ring Terus Digesa

524
Pesona Indonesia
Proyek Palapa Ring.
Proyek Palapa Ring.

– Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Ody Karyadi, mengatakan, Pemerintah Pusat memprioritaskan pembangunan Palapa Ring di Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Natuna dari target pembangunan Palapa Ring Bagian Barat yang meliputi Singkawang (Kalimantan Barat), Kabupaten Natuna, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kabupaten Lingga dan Kabupaten Meranti Provinsi Riau. Program ini direncanakan akan selesai pada tahun 2019 mendatang.

“Pemerintah Pusat melalui Kemenkominfo menggesa pembangunan Palapa Ring khusus Kabupaten Kepulauan Anambas dan Natuna akan terealisasi pada Tahun 2017 mendatang,” ungkap Ody kepada media Jumat (16/9).

Rencananya Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, pada November mendatang akan melakukan pelepasan kabel. Setelah itu, pemenang tender akan menggesa pembangunan di Anambas dan Natuna agar 2017 akan terealisasi semua sehingga Anambas dan Natuna cepat terakses,” terangnya.

Ody menambahkan, pihak pemenang tender pembangun Palapa Ring Bagian Barat tengah membangun Beach Mainhole (BMH), NOC( Landing Station), penggalian jalur kabel di wiliyah yang telah mendapat izin penggunaan lahan.

“Kita dulu yang diprioritaskan, nantinya Lingga, Singkawang, Meranti menyusul setelah Anambas dan Natuna selesai. Pihak pemenang tender sudah mulai membangun BMH dan NOC di Jl Tanjung Momong, Tarempa, Kecamatan Siantan,” tegasnya.

Sebelumnya, Direktur PT Palapa Ring Sarif Lumintardjo, menjelaskan tujuan dari pemasangan jaringan tersebut yakni untuk mempersempit jurang bandwidth di Indonesia sehingga dapat mempercepat komunikasi.

“Dalam ilmu ketahanan, siapa yang mendapatkan informasi lebih cepat, maka dia yang menang,” ungkapnya saat pemaparan palapa ring di aula kantor bupati kamis (8/9).

Kelebihan jaringan ini dibandingkan dengan satelit yakni disisi biaya jelas lebih murah dengan kualitas kurang lebih sama. “Kita akui kalau menggunakan satelit, asal langit masih tampak, maka bisa terkoneksi, tapi biayanya mahal dan kapasitasnya kecil,” ungkapnya.

Untuk pemasangan pusat titik kabel sesuai rencana akan didirikan di Tanjung Momong Tarempa. Kemudian kabel akan dibentang dibawah laut melalui belakang kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas. “Kabel ada dua, yang satu kabel dari batam ke Anambas, satu kabel lagi dari Anambas menuju Natuna,” jelasnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar