Cawagub Kepri Bergerak Liar, Diprediksi Bakal ‘Babak Belur’

319
Pesona Indonesia
 Zamzami A Karim. foto:rpg
Zamzami A Karim. foto:rpg

batampos.co.id – Pengamat Politik Provinsi Kepri, Zamzami A Karim mengatakan sejumlah kandidat Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kepri terus bergerak liar. Banyaknya pintu politik yang harus dilewati, sehingga diprediksikan bakal “babak belur”. Sementara itu, DPD Partai Demokrat Provinsi Kepri akan mengumumkan hasil rekomendasi Partai Demokrat sebagai pengusung Sani-Nurdin (SANUR).

“Meskipun DPRD sudah mengusulkan pembentukan Pansus Wagub Kepri, tanpa adanya dasar hukum yang kuat, juga tidak akan berjalan,” ujar Zamzami menjawab pertanyaan koran Batam Pos, kemarin.

Menurut Zamzami, Pansus DPRD Kepri akan bekerja apabila sudah ada dua nama yang direkomendasikan Partai Pengusung SANUR. Masih kata Zamzami, bukan merupakan sesuatu yang mudah untuk menyamakan persepsi. Apalagi masing-masing Parpol Pengusung punya kepentingan politik yang berbeda. Karena keputusan yang dibuat sifatnya kolektif kolegial.

“Mendagri sudah dua kali mengeluarkan radiogram percepatan pemilihan Wagub di beberapa daerah. Kenyataanya itu belum didukung dengan juklak dan juknisnya,” papar Zamzami.

Masih kata Zamzami, DPRD Kepri juga tidak akan bertindak tanpa prosedur yang jelas. Karena dikhawatirkan hasil pemilihan itu nanti cacat hukum. Sehingga berpotensi munculnya gugatan. Ditambahkannya, saat ini sejumlah nama, tidak dipungkiri sudah melakukan lobi-lobi politik di tingkat DPP.

“Ada tiga anak tangga yang harus dilewati masing-masing kandidat untuk terpilih menjadi Wagub Kepri. Yakni DPP dan DPD Partai Pengusung, kemudian adalah DPRD Kepri. Tahapan-tahapan ini, akan dilewati melalui lobi-lobi politik,” tutupnya. (jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar