Jemaah Haji Akan Pulang, Bandara dan Asrama Akan ‘Diasapi’

443
Pesona Indonesia
Petugas kesehatan Singapura melakukan Fogging di kawasan Bedok, Kamis (1/9/2016), guna mencegah menyebarnya virus Zika yang ditularkan nyamuk di Singapura. Foto: MARK CHEONG?straitstimes
ilustrasi. Foto: MARK CHEONG?straitstimes

batampos.co.id – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam melakukan fogging di Bandara Internasional Hang Nadim Batam hingga Asrama Haji kemarin sore.

Tindakan ini dilakukan sebagai antisipasi kepulangan ratusan jamaah haji yang masuk dalam kloter I, Minggu (18/9).

Kepala KKP Kelas I Batam, Anas Maruf mengatakan fogging meliputi lingkungan sekitar bandara, ruangan pemeriksaan jamaah haji hingga asrama haji Batamcentre.

“Antisipasi awal, karena selama melaksanakan ibadah haji mereka (jamaah haji, red) bergabung dengan jamaah asal negara lain, jadi kemungkinan terserang itu ada,” kata dia, Jumat (16/9).

Dia berharap dengan adanya fogging bisa membunuh nyamuk dewasa yang bisa saja menjadi penular penyakit zika dan lainnya.

Menurutnya selain mewaspadai penyakit zika, ada beberapa penyakit lain biasanya yang ikut menyerang jamaah haji yang baru pulang dari negara lain seperti meningitis, MERS atau virus onta. Jamaah haji yang baru pulang akan menjalani pemeriksaan kesehatan di bandara, dan berlanjut ke asrama haji.

“Sebelum berangkat jamaah memang sudah diberikan vaksin, hanya saja masa inkubasi penyakit hingga 14 hari, jika nanti sepulang dari ibadah haji, ada jamaah yang merasa demam tinggi, diimbau untuk langsung berobat ke Peskesmas ataupun rumah sakit setempat,” jelasnya.

Disinggung apakah pihaknya akan memasang mosquito trap (perangkap nyamuk, red), pihaknya menyatakan perangkap nyamuk merupakan salah satu cara untuk menangkal nyamuk yang bisa menjadi penyebar penyakit seperti zika. Meskipun begitu, pihaknya belum akan memasang perangkap nyamuk baik di pelabuhan maupun bandara.

“Belum, kita masih fokus dengan thermalscanner dan pengisian kartu kesehatan,” ucapnya.(cr17/koran bp)

Respon Anda?

komentar