Listrik Korsleting Warga Berlarian Selamatkan Diri

572
Pesona Indonesia
Satuan keamanan (Satpam) Bank Syariah Mandiri, Yatno, memadamnkan api. foto:syahid/batampos
Satuan keamanan (Satpam) Bank Syariah Mandiri, Yatno, memadamnkan api. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Korsleting listrik kembali terjadi di Hotel Tarempa Beach Jumat (16/9). Kejadian ini cukup membuat warga sekitar dan sejumlah pegawai Pemkab Anambas berlarian karena terkejut setelah mendengan letupan dari panel listrik yang ada di bagian depan hotel.

Saat terdengar letupan itu, salah seorang petugas Satuan keamanan (Satpam) Bank Syariah Mandiri Yatno yang sedang jaga di lantai satu, langsung bersikap tanggap dengan mematikan panel listrik dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang ada di lantai bawah hotel.

Api langsung padam, namun ketegangan warga sekitar bahkan salah satu tamu hotel orang asing ikut keluar karena mendengar teriakan kebakaran.

Yatno, mengaku bersyukur karena api dapat dijinakkan dan tidak sempat menjalar. Menurut pengakuan dari PLN, korsleting listrik terjadi karena kabel yang menjadi penghantar didalam panel listrik tersebut terlalu kecil dan tidak sesuai dengan beban sehingga terjadi konslet.

“Menurut keterangan dari tenaga teknis PLN, kabelnya terlalu kecil sehingga tidak kuat dilalui arus bertegangan tinggi,” ungkapnya.

Disinggung apakah beban listrik hotel itu tinggi, dirinya mengatakan tidak. Karena dirinya tahu tidak ada penambahan beban. “Bebannya tetap seperti biasa tidak ada penambahan, cuma kabelnya kecil, jadi tak kuat,” jelasnya.

Selama bekerja menjadi satpam Bank Syariah mandiri yang menyewa kantor di lantai satu Hotel Tarempa Beach, dirinya mengaku kejadian ini sudah dua kali. Namun yang pertama tidak separah kali ini. “Kalau dulu korsletnya ringan, kalau barusan, korsletnya berat, sampai habis satu kaleng APAR baru apinya mati,” tandasnya.

Diketahui bahwasanya kejadian seperti konsleting listrik di Tarempa ini bukan merupakan hal aneh karena terjadi hampir setiap saat. Penyebabnya bermacam-macam. Mulai dari tertimpa kayu, kabel terlalu kecil hingga kabel tegangan tinggi dirambati ular. Semuanya terjadi begitu saja. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar